21 Paus Pilot Dipastikan Mati Terdampar di Rote Ndao NTT

Petugas dari Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang mengidentifikasi sejumlah paus jenis paus pilot yang mati terdampar di Pantai Mbadokai, Desa Deranitan, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, NTT, Selasa, 10 Maret 2026. ANTA

21 Paus Pilot Dipastikan Mati Terdampar di Rote Ndao NTT

Silvana Febiari • 10 March 2026 20:02

Kupang: Balai Konservasi Kawasan Perairan Nasional (BKKPN) Kupang memastikan sebanyak 21 ekor paus jenis pilot mati terdampar di Pantai Mbadokai, Desa Deranitan, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Paus-paus tersebut sudah terdampar sejak Senin, 9 Maret 2026.

“Totalnya ada 21 ekor yang mati terdampar,” kata Kepala BKKPN Kupang Imam Fauzi, dikutip dari Antara, Selasa, 10 Maret 2026.

Imam mengatakan secara keseluruhan ada 55 ekor yang terdampar di pesisir pantai tersebut. Dari jumlah tersebut, sebanyak 34 ekor kembali ke laut yang dangkal.
 


Tim dari BKKPN Kupang, menurut dia, sudah berada di lokasi dan mengidentifikasi sejumlah paus tersebut dan memastikan bahwa paus itu ada paus pilot. “Sejak sore tadi hingga saat ini proses penguburan paus yang mati terus dilakukan,” tambah dia.

Paus pilot yang mati terdampar itu memiliki ukuran bervariasi. Namun yang paling panjang ukurannya mencapai 5,1 meter Sementara yang terpendek adalah 2,4 meter.


Paus mati terdampar di perairan Pulau Rote. (Dokumentasi/ Polres Rote Ndao)


Saat ini, tambah dia, proses pendataan masih dilakukan. Ada kemungkinan jumlah tersebut akan terus bertambah.

Untuk memastikan sejumlah paus tersebut bisa terdampar, dia mengatakan sampel paus telah diambil oleh dokter hewan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dia mengatakan walaupun sekitar 55 ekor paus yang terdampar, namun tidak ada warga yang menangkap dan mengkonsumsi dagingnya karena masyarakat telah paham bahwa mamalia tersebut dilindungi.

Terdamparnya paus di lokasi tersebut justru menjadi tontonan yang menarik bagi masyarakat setempat.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)