Menteri Luar Negeri RI Sugiono. Foto: Metrotvnews.com/Muhammad Reyhansyah
Menlu Sugiono Pantau Nasib Empat WNI yang Diculik Perompak di Gabon
Muhammad Reyhansyah • 14 January 2026 15:23
Jakarta: Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyatakan pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan kasus penculikan terhadap empat warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban serangan bajak laut di perairan Gabon, Afrika Tengah.
Menlu Sugiono mengatakan, pihaknya kini tengah berupaya membuka berbagai jalur komunikasi untuk memastikan kondisi para WNI yang disandera. Ia juga telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Tiongkok, mengingat sebagian korban merupakan warga negara Tiongkok.
“Ya, ini kita lagi memantau terus perkembangannya dan saya juga mencoba untuk berkoordinasi dengan Kedutaan Tiongkok. Terus terang sejauh ini kita juga belum tahu nasib yang dua, tapi kita akan coba cari jalur untuk bisa tahu kondisinya seperti apa,” kata Sugiono kepada awak media di Kementerian Luar Negeri Jakarta, Rabu, 14 Januari 2026.
“Perwakilan kita di AOND juga sudah terus memonitor situasi ini. Saya nunggu laporannya setiap jam, setiap ada update,” tambah Menlu Sugiono.
Namun, Menlu Sugiono mengaku hingga kini belum menerima informasi rinci mengenai asal daerah para WNI yang menjadi korban penculikan.
“Belum tahu,” ucapnya singkat saat ditanya lebih lanjut.
Diserang di lepas pantai Gabon
Sebelumnya, sejumlah WNI dan warga negara Tiongkok dilaporkan diculik oleh kelompok bajak laut dari sebuah kapal ikan di perairan Gabon pada Senin, 12 Januari 2026.Insiden itu terjadi saat kapal penangkap ikan berbendera Gabon, IB FISH 7, sedang menangkap ikan sekitar tujuh mil laut di tenggara Equata.
Kepala Staf Angkatan Laut Gabon, Laksamana Madya Charles Hubert Bekale Meyong, mengatakan kapal tersebut diserang oleh tiga pria bersenjata. Dalam serangan itu, sembilan awak kapal diculik, terdiri dari lima warga negara Tiongkok dan empat WNI.
Sementara itu, enam awak kapal lainnya yang terdiri dari WNI, warga Tiongkok, dan warga Burkina Faso dilaporkan tetap berada di atas kapal. Kapal yang sempat dibajak tersebut kemudian ditemukan dan dikawal aparat keamanan Gabon hingga tiba di pelabuhan di ibu kota.