Menteri Agama (Menag) sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar. Foto: Metro TV/Iqbal.
Wujud Toleransi, Separuh Hewan Kurban di Masjid Istiqlal Disumbangkan Umat Non-muslim
Muhammad Iqbal Sidiq • 27 May 2026 09:18
Jakarta: Kerukunan antarumat beragama kembali mewarnai perayaan Iduladha 1447 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, mengungkapkan separuh dari total hewan kurban Masjid Istiqlal tahun ini berasal dari masyarakat non-muslim.
"Banyak sekali teman-teman kita yang dari non-muslim juga menyerahkan hewan kurbannya. Bahkan separuh di antara hewan kurban yang kita sembelih di antara 60-an itu, berasal dari kawan-kawan kita dari masyarakat umum," ujar Nasaruddin Umar di Masjid Istiqlal, Rabu, 27 Mei 2026.
Imam Besar Masjid Istiqlal itu menjelaskan, sumbangan dari umat non-muslim tersebut disalurkan dengan niat bantuan sosial. Gerakan gotong-royong ini dipicu oleh tingginya kesadaran kolektif dari berbagai pihak di luar penganut Islam bahwa momentum Iduladha adalah ruang terbaik untuk membantu masyarakat miskin yang membutuhkan pemenuhan gizi.
Masjid Istiqlal baru akan mengoperasikan Rumah Potong Hewan (RPH) pada Kamis, 28 Mei 2026, besok. Seluruh daging didistribusikan langsung ke ratusan titik panti asuhan, pondok pesantren, dan masjid/musala binaan guna menghindari penumpukan antrean kupon terbuka di lokasi masjid.
.jpg)
Ilustrasi hewan kurban. Foto: Medcom.id.
Pihak Kementerian Agama mengapresiasi tinggi keterlibatan semua pemuka agama dan korporasi yang ikut menyukseskan pemenuhan kebutuhan pangan bagi warga rentan di hari raya ini.
"Apapun agamanya, kalau memang bisa ikut berbagi, bagaimana supaya masyarakat itu terbebas daripada krisis protein pada hari-hari Idul Kurban ini, itu sangat dianjurkan sekali," pungkas Nasaruddin.