COO Danantara Indonesia dan Kepala BP BUMN Dony Oskaria. Foto: dok Antara.
Danantara Komitmen Bersihkan Laporan Keuangan Seluruh BUMN
Husen Miftahudin • 31 May 2026 18:21
Jakarta: Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia dan Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) Dony Oskaria menegaskan seluruh BUMN akan dikelola secara baik dan transparan. Laporan keuangan Danantara yang merupakan konsolidasi dari laporan seluruh BUMN, saat ini sedang dalam proses pembersihan.
"Kita punya komitmen kuat bahwa seluruh BUMN harus dikelola dengan baik dan transparan," ucap Dony dalam Konferensi Pers Persiapan Operasional PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) di Jakarta, Minggu, 31 Mei 2026.
Dony mengungkapkan, pengelolaan keuangan dilakukan dengan menurunkan nilai aset atau impairment hampir Rp100 triliun terhadap pembukuan keuangan BUMN.
Tindakan ini, menurut dia, dilakukan sebagai bentuk transparansi dan komitmen BUMN ke depan harus dikelola secara terbuka. Proses pembersihan laporan seluruh BUMN ditargetkan rampung pada akhir Juni.
"Laporan keuangan Danantara adalah konsolidasi daripada laporan seluruh BUMN. Kami melakukan impairment hampir seratus triliun terhadap buku-buku BUMN. Ini bentuk daripada transparansi dan komitmen BUMN ke depan harus dikelola secara transparan," tegas Dony.
Lebih lanjut Dony menjelaskan, dengan keberadaan Danantara, pemerintah berharap dapat memberikan nilai tambah terhadap pendapatan negara. Praktik under invoicing dan transfer pricing dinilai tidak akan terjadi lagi ke depannya.
Dalam proses penataan ekspor sumber daya alam (SDA), Danantara juga dibantu oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Perdagangan (Kemendag), dan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, dengan menempatkan sumber daya manusia (SDM) untuk bersinergi.
| Baca juga: Danantara Bakal Umumkan Pengurus DSI Minggu Depan |

(Wisma Danantara Indonesia. Foto: dok Danantara)
Umumkan pengurus DSI minggu depan
Dony sebelumnya menyatakan akan mengumumkan nama-nama pengurus DSI minggu depan. DSI merupakan BUMN pengelola ekspor SDA di bawah Danantara, yang dibentuk sebagai eksportir tunggal untuk komoditas strategis nasional seperti batu bara, crude palm oil (CPO) atau kelapa sawit, dan paduan besi (ferro alloy).
"Kami sedang melakukan proses seleksi yang ketat berkaitan dengan sumber daya manusia yang nanti akan bergabung dengan DSI. Ini kita sedang dilakukan proses yang ketat dan insyaallah mudah-mudahan nanti minggu depan akan ada beberapa nama lagi yang nanti akan diumumkan oleh Danantara menjadi bagian daripada tim (DSI)," jelas diadia.
Di sisi lain, Dony menekankan operasional DSI nantinya akan memiliki teknologi yang mumpuni dalam mengoperasionalisasi laporan dan transaksi ekspor komoditas stretegis nasional.
"Tentu harapannya adalah bahwa ini amanah besar yang dititipkan oleh masyarakat Indonesia untuk mengelola sumber daya alam kita menjadi memberikan manfaat yang maksimal. Karena itu, kami dari Danantara Indonesia akan berupaya sebaik mungkin dan dapat diawasi oleh masyarakat Indonesia dalam implementasi program ini," tegas dia. (Muhammad Adyatma Damardjati)