Ilustrasi. Foto: Dok MI
BPS Catat Deflasi Emas Perhiasan, Harga Turun Sejak Maret
Insi Nantika Jelita • 2 June 2026 15:01
Jakarta: Harga emas perhiasan di dalam negeri tercatat mengalami penurunan di tengah tren harga emas global yang masih berada pada level tinggi. Ketidakpastian global sebelumnya menjadi salah satu penopang tingginya harga emas dunia.
Meski begitu, Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, komoditas emas perhiasan mengalami deflasi selama tiga bulan berturut-turut pada periode Maret hingga Mei 2026, seiring adanya koreksi harga emas di pasar internasional yang turut memengaruhi harga domestik.
Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS Pudji Ismartini menjelaskan, kendati harga emas dunia masih tinggi, terjadi koreksi dalam beberapa bulan terakhir yang berdampak pada pasar dalam negeri.
"Meskipun harga emas dunia masih berada pada level yang tinggi, selama Maret sampai dengan Mei 2026 terjadi koreksi harga emas global. Kondisi tersebut ini tentunya sejalan dengan penurunan harga emas pada pasar domestik," ujar Pudji dalam rilis BPS secara daring, Selasa, 2 Juni 2026.

(Ilustrasi. Foto: Dok MI)
Deflasi 3 bulan beruntun
Ia menambahkan, penurunan tersebut tercermin pada deflasi emas perhiasan secara bulanan selama periode Maret hingga Mei 2026.“Sehingga pada Maret hingga Mei 2026 komoditas emas perhiasan secara bulanan mengalami deflasi yaitu sebesar minus 1,17 persen,” jelas Pudji.
BPS juga merinci pada periode tersebut, emas perhiasan mengalami deflasi beruntun, dengan penurunan sebesar minus 3,76 persen pada April 2026. Lalu, pada Mei 2026 saja, emas perhiasan tercatat mengalami deflasi sebesar 2,67 persen dengan andil deflasi sebesar 0,06 persen. Kondisi ini menandai deflasi selama tiga bulan berturut-turut.
"Komoditas ini telah mengalami deflasi selama tiga bulan berturut-turut sejak Maret hingga Mei 2026," ujar Pudji.
BPS mencatat pada Mei 2026 terjadi inflasi sebesar 0,28 persen secara bulanan (month to month/mtm), dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) naik dari 111,09 pada April 2026 menjadi 111,40 pada Mei 2026. Sementara secara tahunan (year on year/yoy), inflasi tercatat sebesar 3,08 persen.
Di tengah kondisi tersebut, secara tahunan harga emas perhiasan masih tercatat lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Dengan kondisi tersebut, komoditas ini tetap menjadi salah satu penyumbang inflasi secara tahunan, meskipun dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan tren penurunan harga.