Mensos Beberkan Kemajuan SRMP Tabanan ke Presiden Prabowo

Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Foto: Dok. BPMI Setpres.

Mensos Beberkan Kemajuan SRMP Tabanan ke Presiden Prabowo

Fachri Audhia Hafiez • 7 June 2026 14:45

Tabanan: Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul melaporkan langsung rentetan perkembangan signifikan yang terjadi di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, kepada Presiden Prabowo Subianto. Berbagai kemajuan positif mulai dari kedisiplinan hingga penguatan karakter siswa dilaporkan mengalami peningkatan luar biasa.

“Ini namanya SRMP 17 Tabanan, sudah ada perkembangan-perkembangan luar biasa, siswa lebih disiplin, punya karakter, tertib, dan orang tuanya semuanya merasa bangga dan mereka ingin mereka bisa meneruskan pendidikannya,” ujar Gus Ipul di Tabanan, Bali, dilansir Antara, Minggu, 7 Juni 2026.
 


Dia menjelaskan saat ini terdapat tiga rombongan belajar untuk jenjang SMP di SRMP 17 Tabanan. Sebanyak 74 peserta didik tercatat telah mengikuti proses pembelajaran intensif selama 11 bulan terakhir dengan indikator capaian yang sangat positif.

Gus Ipul menegaskan bahwa proses rekrutmen di Sekolah Rakyat ini menerapkan seleksi yang sangat ketat dan memprioritaskan asas keadilan. Calon siswa yang berhak masuk wajib terdaftar dalam Data Tersurat Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos, dan dijaring melalui sistem penjangkauan langsung oleh pemerintah, bukan lewat pendaftaran terbuka.

Langkah ini diambil guna menyelamatkan anak-anak dari kelompok rentan, termasuk anak putus sekolah, agar bisa kembali mengenyam pendidikan formal di pusat kota Tabanan. Gus Ipul juga menggarisbawahi bahwa sistem penerimaan ini bersih dari segala bentuk praktik kecurangan.

“Jika tidak ada di sana (DTKS), maka akan dilakukan pemutakhiran, dilakukan pemeriksaan, karena di sini dilarang untuk suap-menyuap, tidak boleh ada membayar, tidak boleh ada titipan dari siapa pun, ini sudah kami sampaikan kepada para pendamping, pemda yang turut terlibat dalam penjangkauan siswa Sekolah Rakyat,” tegasnya.

Terkait kelayakan fasilitas pendukung, Gus Ipul melaporkan bahwa SRMP 17 Tabanan kini telah dilengkapi dengan asrama, ruang kelas, ruang makan, aula, laboratorium, hingga perpustakaan. Selain itu, seluruh aktivitas operasional belajar-mengajar juga sudah ditunjang dengan penggunaan laptop serta gawai mutakhir.

Gus Ipul memberikan peringatan keras terkait aspek keamanan lingkungan sekolah. Kemensos tidak akan menoleransi segala bentuk tindakan negatif yang dapat merusak mental pembentukan karakter para siswa.

“Semuanya ini adalah sesuai dengan arahan Bapak Presiden, yang tidak boleh terjadi adalah perundungan atau bullying, kekerasan fisik dan seksual, dan yang terakhir adalah intoleransi, ini dilarang keras, pelakunya akan kami tindak tegas dan pada saat itu pula akan kami berhentikan,” tutur Gus Ipul.


Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Foto: Dok. BPMI Sekretariat Presiden.

Sebagai langkah keberlanjutan dari sekolah rintisan ini, Kemensos bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah mengebut pembangunan gedung permanen baru. Lokasi proyek tersebut dialihkan ke Kabupaten Karangasem dengan target daya tampung mencapai 270 siswa.

Animo masyarakat terhadap program sekolah gratis ini dilaporkan sangat tinggi, di mana jumlah warga yang terjaring saat ini telah menembus angka 400 peserta. Lonjakan peminat untuk tingkat SMP dan SMA bahkan tercatat sudah melampaui kuota alokasi yang disediakan oleh pemerintah.

“Untuk SMP dan SMA sudah melebihi kapasitas, melebihi alokasi, sementara yang SD masih sedang dalam berproses, ini proses pembangunannya (Sekolah Rakyat di Karangasem) oleh Kementerian PU sudah mencapai hampir 80 persen,” ucap Gus Ipul.

(Fachri Audhia Hafiez)