IOI City Mall, Malaysia. Foto: Instagram/@ioicitymallmy
10 Mal Terbesar di Dunia, Asia Tenggara Terbanyak?
Muhamad Marup • 11 August 2026 23:55
Jakarta: Mal kini tidak lagi sekedar menjadi tempat untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari. Sejumlah pusat perbelanjaan berkembang menjadi kawasan hiburan dan rekreasi yang dilengkapi restoran, bioskop, hotel, hingga taman bermain.
Perkembangan tersebut membuat sejumlah mal di berbagai negara memiliki ukuran yang sangat besar. Bahkan, luas area yang dimiliki beberapa mal mencapai jutaan kaki persegi dan mampu menampung ratusan toko serta berbagai fasilitas hiburan.
Mengutip World Atlas, ukuran mal dalam daftar ini dihitung berdasarkan Gross Leasable Area (GLA), yakni luas area yang dapat disewakan untuk kegiatan komersial.
Berikut 10 mal terbesar di dunia berdasarkan luas.
1. Iran Mall, Iran
Iran Mall di barat laut Teheran menjadi pusat perbelanjaan terbesar dalam daftar ini dengan luas sekitar 21 juta kaki persegi atau 1,95 juta meter persegi. Skala bangunannya membuat Iran Mall tidak hanya berfungsi sebagai tempat belanja, tetapi juga menjadi kawasan yang menggabungkan fasilitas komersial, budaya, dan rekreasi.Sekitar 708 toko berada di dalam mal tujuh lantai tersebut. Pengunjung juga dapat menemukan bazar bergaya tradisional Iran, hotel bintang lima, perpustakaan, ruang pameran, hingga area parkir yang mampu menampung lebih dari 15.000 kendaraan.
Pengembangan Iran Mall masih berlanjut setelah mulai dibuka secara bertahap pada 2017 hingga 2020. Pada 2024, tahap kedua proyek ini menambah sekitar 350.000 meter persegi area pameran serta kanopi atap yang menggunakan tenaga surya.
2. IOI City Mall, Malaysia
Ukuran IOI City Mall di Putrajaya mencapai 8,84 juta kaki persegi dan membuatnya berada di urutan kedua. Lebih dari 650 gerai tersedia di pusat perbelanjaan yang menjadi salah satu tujuan belanja dan hiburan utama di Malaysia.Daya tarik IOI City Mall tidak berhenti pada toko dan restoran. Di dalam mal terdapat District 21, taman petualangan dalam ruangan, serta Icescape Ice Rink yang memiliki arena seluncur es berstandar Olimpiade.
Perluasan pada akhir 2022 menjadi salah satu perubahan terbesar pada mal ini. Proyek tersebut hampir menggandakan ukuran mal sekaligus menghadirkan Lotte Department Store, yang menjadi gerai pertama merek tersebut di Malaysia.
3. South China Mall, China
South China Mall di Dongguan memiliki luas sekitar 7,1 juta kaki persegi dan dikenal dengan konsepnya yang tidak biasa. Mal ini dibagi menjadi tujuh kawasan bertema yang mengambil inspirasi dari sejumlah kota di dunia.Berbagai elemen ikonik sengaja dibangun untuk memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung, termasuk replika Arc de Triomphe dan kanal dalam ruangan dengan gondola. Meski memiliki fasilitas yang besar, pusat perbelanjaan ini sempat kesulitan menarik penyewa dan pengunjung.
Kondisi tersebut membuat South China Mall pernah mendapat julukan "Ghost Mall". Setelah menjalani renovasi, sejumlah fasilitas baru seperti lintasan gokart dan bioskop IMAX mulai hadir dan tingkat keterisian ruang kemudian meningkat hingga sekitar 98 persen pada pertengahan 2020-an.
4. Isfahan City Center, Iran
Berada di bagian timur Kota Isfahan, Isfahan City Center memiliki luas lebih dari 7 juta kaki persegi. Mal yang dibuka pada 2012 ini dirancang sebagai kawasan terpadu dengan pusat perdagangan dan berbagai fasilitas hiburan.Lebih dari 750 gerai beroperasi di dalamnya, berdampingan dengan museum, taman hiburan dalam ruangan, hipermarket, restoran, World Trade Center, dan International Financial Center. Mal ini juga dilengkapi hotel bintang lima Kowsar.
Karakter lokal terlihat kuat dari desain interior Isfahan City Center. Sejumlah ruang terbuka di dalam mal mengambil inspirasi dari halaman dan ruang publik tradisional Kota Isfahan, termasuk Naqsh-e Jahan Square yang merupakan salah satu landmark kota tersebut.
5. SM Mall of Asia, Filipina
Pemandangan Teluk Manila menjadi salah satu keunggulan SM Mall of Asia yang berdiri di atas lahan reklamasi. Dengan luas GLA sekitar 6,35 juta kaki persegi, mal ini menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat di kawasan Manila dan menerima sekitar 200.000 pengunjung setiap hari.
SM Mall of Asia. Foto: Instagram/@smsupermalls
Pengunjung tidak hanya datang untuk berbelanja karena mal ini juga memiliki berbagai fasilitas hiburan. Mulai dari bioskop IMAX, arena seluncur es berukuran Olimpiade, museum Galeón, hingga Mall of Asia Arena dengan kapasitas sekitar 20.000 orang tersedia di kawasan tersebut.
SM Mall of Asia mulai beroperasi pada 2006 dan menjadi salah satu properti utama SM Prime Holdings. Lokasinya yang berada di tepi teluk membuat kawasan promenade menjadi salah satu bagian yang banyak dimanfaatkan pengunjung untuk menikmati pemandangan.
6. SM Tianjin, China
Berbeda dari pusat perbelanjaan yang berada dalam satu bangunan besar, SM City Tianjin terdiri dari lima bangunan yang saling terhubung. Mal seluas lebih dari 6 juta kaki persegi ini berada di Tianjin Airport Economic Area dan mulai beroperasi pada 2016.Konsep bangunannya mengambil inspirasi dari lima unsur tradisional China. Kelima bangunan tersebut masing-masing menggunakan nama tanah, api, air, logam, dan kayu, kemudian dihubungkan melalui jembatan serta jalur pejalan kaki.
7. Golden Resources Mall, China
Golden Resources Mall di Beijing memiliki luas sekitar 6 juta kaki persegi dan berdiri di kawasan Haidian. Pusat perbelanjaan enam lantai ini resmi dibuka pada Oktober 2004 dengan nilai pembangunan yang dilaporkan mencapai sekitar USD1,3 miliar.Salah satu ciri yang mudah dikenali adalah gerbang utama setinggi sekitar 206 kaki. Akses menuju kawasan tersebut kemudian semakin mudah setelah dua jalur Metro Beijing, yakni Line 6 dan Line 16, dibangun di sekitar mal.
8. CentralPlaza WestGate, Thailand
CentralPlaza WestGate berada di Nonthaburi, kawasan yang berbatasan dengan Bangkok. Luasnya mencapai lebih dari 5,9 juta kaki persegi dengan ratusan merek dan restoran yang menyasar kebutuhan masyarakat di kawasan metropolitan Bangkok.Pusat perbelanjaan ini memiliki lebih dari 500 merek Thailand dan internasional serta lebih dari 200 restoran. Salah satu penyewa yang menjadi daya tarik adalah IKEA terbesar di Asia Tenggara yang menempati sekitar 10 persen dari total area mal.
Lokasi CentralPlaza WestGate juga mendukung akses pengunjung dari berbagai kawasan. Mal tersebut terhubung dengan MRT Purple Line sehingga menjadi salah satu pusat perbelanjaan yang mudah dijangkau dari wilayah sekitar Bangkok.
9. CentralWorld, Thailand
CentralWorld menempati posisi kesembilan dengan luas sekitar 5,9 juta kaki persegi dan berada di jantung Kota Bangkok. Kawan ini menjadi salah satu pusat perbelanjaan yang ramai karena menggabungkan sekitar 500 toko dengan 100 restoran dan kafe.Selain aktivitas belanja, CentralWorld menyediakan 15 layar bioskop, area khusus anak, pusat pembelajaran, department store, serta arena seluncur es dalam ruangan. Area terbuka di depan mal juga kerap digunakan untuk berbagai acara besar, termasuk perayaan malam pergantian tahun.
Sejarah CentralWorld bermula pada 1990 ketika mal tersebut masih bernama World Trade Center Bangkok. Setelah mengalami perubahan dan pengembangan, pusat perbelanjaan ini kembali dibuka dengan nama CentralWorld pada 2006.
10. ICONSIAM, Thailand
ICONSIAM menjadi mal terakhir dalam daftar dengan luas sekitar 5,65 juta kaki persegi. Kawasan ini berdiri di tepi Sungai Chao Phraya, Bangkok, dan mulai dibuka pada November 2018 sebagai bagian dari kawasan pengembangan terpadu.Salah satu bagian yang membedakan ICONSIAM dari mal lainnya adalah SookSiam. Konsep pasar dalam ruangan tersebut menghadirkan kuliner dan produk dari seluruh 77 provinsi di Thailand dengan suasana yang dibuat menyerupai pasar terapung.
ICONSIAM juga menjadi lokasi Apple Store pertama di Thailand. Setiap akhir tahun, mal ini turut menghadirkan pohon Natal dalam ruangan yang disebut sebagai salah satu yang terbesar di Asia Tenggara. Besarnya luas pusat perbelanjaan tersebut menunjukkan perubahan fungsi mal dalam beberapa dekade terakhir. Mal kini tidak hanya menjadi tempat membeli kebutuhan, tetapi juga ruang untuk menikmati hiburan, kuliner, budaya, dan menghabiskan waktu bersama keluarga maupun teman.
Menariknya, 10 mal terbesar berada di Asia. Bahkan, Asia Tenggara menyumbang lima mal dalam daftar tersebut.
(Angel Rinella)