Direktur Ditlantas Polda Jabar, Raydian Kokrosono. Metrotvnews.com/Aditya Prakasa
Sejumlah Titik di Selatan Jawa Barat Terdeteksi Rawan Longsor
Aditya Prakasa • 11 February 2026 14:53
Bandung: Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat telah melakukan survei jalur mudik di berbagai wilayah dalam persiapan persiapan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Hasilnya, masih ditemukan sejumlah titik rawan, seperti daerah berpotensi longsor dan minim penerangan jalan.
Direktur Ditlantas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Raydian Kokrosono mengatakan, mengatakan Kapolda Jawa Barat telah menginstruksikan koordinasi lintas instansi guna memastikan kesiapan jalur di berbagai wilayah. Pemetaan dan survei jalur mudik pun dilakukan di jalur utama, mulai dari Pantura, jalan tol, hingga jalur arteri selatan.
"Untuk persiapan Operasi Ketupat Lodaya 2026, pimpinan kami, Bapak Kapolda Jawa Barat, sudah sangat luar biasa dalam mempersiapkan diri, baik secara internal maupun melalui komunikasi dengan sejumlah instansi terkait," ucap Raydian, di Bandung, Rabu, 11 Februari 2026.
Kapolda dan sejumlah pejabat utama (PJU) melakukan peninjauan langsung ke jalur Pantai Selatan (Pansela). Peninjauan dilakukan dari wilayah Sukabumi, melewati beberapa daerah yang dilalui jalur tersebut, hingga ke Pangandaran.
Dari hasil pengecekan di lapangan, Raydian mengungkapkan masih ditemukan sejumlah titik yang belum sepenuhnya aman untuk dilalui pemudik. Salah satu perhatian utama berada di wilayah Sukabumi yang memiliki kerawanan longsor.
"Ada beberapa lokasi yang rawan longsor. Bahkan di salah satu titik, kondisi jalan sudah tergerus sekitar sepertiga badan jalan," kata dia.

Direktur Ditlantas Polda Jabar, Raydian Kokrosono. Metrotvnews.com/Aditya Prakasa
Menindaklanjuti temuan tersebut, Raydian mengatakan jajaran Polda Jawa Barat segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan penanganan. Ia berharap perbaikan dapat segera dilakukan agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat melintas.
Dengan adanya rambu peringatan, diharapkan pemudik yang melintasi jalur Pansela dari Jakarta menuju Jawa Tengah melalui Pantai Selatan dapat mengetahui kondisi jalan lebih awal serta meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan.
"Apabila perbaikan belum bisa dilakukan secara maksimal, minimal dipasang rambu-rambu peringatan sebelum lokasi rawan tersebut," jelas Raydian.