Kualitas Udara Memburuk, Pemkot Padang Panjang Perpanjang PJJ

Kabut asap di Kota Padang. MI

Kualitas Udara Memburuk, Pemkot Padang Panjang Perpanjang PJJ

Yose Hendra • 17 September 2026 16:40

Padang Panjang: Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatra Barat, memperpanjang penyesuaian kegiatan pembelajaran di sejumlah satuan pendidikan menyusul kualitas udara yang masih berada dalam kategori tidak sehat.

Kebijakan tersebut diterapkan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, serta tenaga kependidikan di tengah kondisi kualitas udara yang belum membaik.

Penyesuaian kegiatan pembelajaran berlangsung selama dua hari, yakni Kamis hingga Jumat, 17-18 September 2026. Kebijakan itu mempertimbangkan perkembangan kualitas udara di Kota Padang Panjang dan wilayah sekitarnya.

Berdasarkan hasil pengujian UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup Dinas Perumahan, Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) Kota Padang Panjang per 16 September 2026, nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) tercatat 163,943.

Angka tersebut masuk kategori tidak sehat dan berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak.
 


Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis mengatakan penyesuaian kegiatan pembelajaran menjadi langkah bersama untuk menjaga kesehatan dan keselamatan peserta didik selama kualitas udara belum kembali membaik.

“Harapan kita kondisi udara segera membaik sehingga kegiatan pembelajaran dapat kembali berjalan seperti biasa. Untuk sementara, mari kita bersama-sama menjaga kesehatan anak-anak, membatasi aktivitas di luar rumah dan mengikuti arahan yang telah ditetapkan,” ujarnya, Kamis, 17 September 2026.


Satgas Darat memadamkan bara api di lahan gambut di tengah kepungan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, beberapa waktu lalu. (ANTARA/Tumpal Andani Aritonang)


Hendri turut meminta orang tua mendampingi anak selama mengikuti pembelajaran dari rumah. Orang tua juga diimbau memastikan aktivitas anak di luar ruangan tetap dibatasi, terutama selama kondisi udara belum memungkinkan untuk kembali beraktivitas seperti biasa.

Selain menyesuaikan kegiatan pembelajaran, Pemerintah Kota Padang Panjang mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker saat berada di luar rumah.

Masyarakat juga diminta memantau kondisi kesehatan, terutama anak-anak. Warga yang mengalami keluhan kesehatan akibat paparan kualitas udara yang kurang baik diimbau segera menjalani pemeriksaan di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

(Whisnu M)