Eksekusi Renovasi RPTRA Kalijodo Dilakukan Usai Perencanaan Rampung

RPTRA Kalijodo. Foto: Dok. MI.

Eksekusi Renovasi RPTRA Kalijodo Dilakukan Usai Perencanaan Rampung

Nattasya Amani Vrazeti • 18 September 2026 19:45

Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana merenovasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo, Jakarta Barat. Hal itu dilakukan setelah proses perencanaan selesai dilakukan.

“Yang dipastikan: pekerjaan ini akan segera dimulai setelah perencanaan teknis selesai,” kata Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim kepada Metrotvnews.com, Jumat, 18 September 2026.

Terkait anggaran renovasi, Chico mengaku belum bisa menyampaikan. Sebab,  perhitungan anggaran saat ini masih disusun secara matang oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta.

“Detail desain dan estimasi anggaran sedang disusun Distamhut. Angka pastinya belum ditetapkan, sehingga belum dapat kami sampaikan saat ini,” ucap Chico.

Renovasi menyeluruh ini sendiri merupakan instruksi langsung dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyusul penertiban pungutan liar dan temuan botol miras di Kalijodo. 

Adapun, renovasi tersebut mencakup beberapa fasilitas eksisting maupun fasilitas baru yang disesuaikan dengan kebutuhan warga.

Beberapa sarana dan prasarana yang masuk dalam daftar penataan meliputi: area olahraga (termasuk lapangan multifungsi), skate park dan jalur sepeda/BMX yang ada serta amfiteater dan ruang kegiatan komunitas.

Kemudian, area bermain anak, jalur jogging, penghijauan dan pencahayaan, sistem parkir, serta pengamanan yang dilengkapi CCTV dan petugas. 

RPTRA Kalijodo, Jakarta Barat (Jakbar). Foto: Medcom.id.

Selain itu, Chico menyebut Pemprov DKI juga membuka peluang keterlibatan dengan pihak swasta dalam pelaksaan renovasi tersebut.  Meski demikian, Ia memastikan seluruh proses kerja sama ini akan tetap memegang kendali penuh di tangan pemerintah.

“Terkait kemitraan swasta, opsi itu terbuka. Historisnya, Taman Kalijodo dibangun dengan skema CSR. Pemprov DKI tetap membuka kerja sama dengan pihak swasta, sepanjang tata kelola, pengawasan, dan akses publik tetap di bawah kendali pemerintah, tanpa pungutan liar, dan sesuai peruntukan sebagai ruang terbuka hijau yang ramah anak,” kata Chico. 

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan kawasan Taman Kalijodo langsung dibersihkan setelah mendapatkan laporan video yang mengungkap adanya praktik pungutan liar sebesar Rp10.000 serta temuan botol minuman keras di lokasi tersebut.

“Kalau dicek hari ini pasti sudah bersih karena dari kemarin saya sudah minta untuk dibersihkan,” ujar Pramono di Jakarta Pusat, Kamis 17 September 2026. 

Selain penertiban, Ia juga mengungkapkan untuk menata ulang kawasan tersebut secara komprehensif.  Ia memandang Taman Kalijodo sebagai salah satu peninggalan atau legacy dari era kepemimpinan mantan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang perlu dirawat dan diperbaiki kembali demi kenyamanan masyarakat.

“Saya juga sudah minta untuk Kalijodo renovasi secara menyeluruh segera dilakukan karena memang apa pun saya melihat Kalijodo sebagai legacy peninggalan Pak Ahok, menurut saya hal yang sangat baik untuk dilakukan perbaikan kembali,” jelas Pramono.

(Anggi Tondi)