Bamus Betawi: Kriteria Gubernur Jakarta Selanjutnya Bukan Soal Popularitas dan Elektabilitas

Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Bamus Betawi: Kriteria Gubernur Jakarta Selanjutnya Bukan Soal Popularitas dan Elektabilitas

Media Indonesia • 10 June 2024 12:31

Jakarta: Badan Musyawarah (Bamus) Betawi membeberkan sosok pemimpin idaman yang diharapkan bisa memimpin Jakarta periode 2024-2029 mendatang. Calon pemimpin Ibu Kota tak melulu soal popularitas dan elektabilitas.

"Bukan hanya soal elektabilitas dan popularitas, tapi juga minimal punya pengalaman dan mengerti Jakarta,” kata Ketua Umum Bamus Betawi Riano P Ahmad saat dikutip dari Media Indonesia, Senin, 10 Juni 2024.

Riano menjelaskan calon pemimpin selanjutnya harus mengenal Jakarta. Sehingga, bisa menyelesaikan berbagai permasalahan kompleks di Jakarta. 

“Tentunya kriteria pemimpin yang kami harapkan itu mempunyai track record atau rekam jejak yang baik untuk memimpin Jakarta," ungkap dia.
 

Baca juga: PDIP Bakal Dukung Anies di Pilgub Jakarta, Pengamat: untuk Membendung Dominasi Jokowi

Ia melanjutkan, pihaknya akan terbuka terhadap siapapun kandidat calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) yang akan maju dalam ajang kontestasi politik tingkat daerah tersebut. Diharapkan, ada putra putri Betawi tampil sebagai kontestan.

“Kami memberikan kesempatan kepada putra-putri Betawi secara khusus, dan secara umum kepada warga masyarakat yang ada di Jakarta, silakan berkompetisi dengan ide-ide, visi-misi, dan program strategis,” sebut dia.

Meski demikian, Riano tak membeberkan lebih lanjut terkait sosok yang akan didukung Bamus Betawi di Pilkada Jakarta 2024 mendatang. Bamus Betawi memilih sikap independen dalam kontestasi tersebut.

“Bamus Betawi sebagai lembaga adat, lembaga yang menjadi induk organisasi ormas kebetawian bersikap independen, tidak boleh mendukung satu atau dua calon,” ujarnya.

Ia menegaskan komitmen Bamus Betawi yang siap berkolaborasi dengan siapapun sosok yang akan terpilih di Pilkada Jakarta 2024 mendatang. Kolaborasi dibutuhkan untuk membangun Jakarta. (MI/Mohamad Farhan Zuhri)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)