DPD RI Gagas Demokrasi Hijau dengan Simbol Penanaman Pohon Damar

Jajaran DPD RI melakukan kegiatan Green Democracy Fun Walk di Plaza Timur Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu, 9 Novemer 2025. Dokumentasi/ istimewa

DPD RI Gagas Demokrasi Hijau dengan Simbol Penanaman Pohon Damar

Deny Irwanto • 9 November 2025 13:37

Jakarta: Puncak HUT ke-21 DPD RI diperingati dengan kegiatan Green Democracy Fun Walk di Plaza Timur Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu, 9 Novemer 2025. 

Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Sultan B. Najamudin, mengatakan kegiatan ini merupakan komitmen dalam mengusung paradigma baru 'Green Democracy' sebagai bentuk demokrasi yang sejuk, elegan, dan berwawasan lingkungan. 

"Hari ini kami tidak hanya jalan santai bersama masyarakat, tetapi juga menanam pohon damar sebagai simbol bahwa demokrasi hijau adalah demokrasi yang menyelamatkan bumi," kata Sultan di Jakarta. 

Baca Juga :

Penganugerahan Duta DPD 2025, Tingkatkan Pemahaman Tugas-Fungsi DPD RI

Sultan dan Wakil Ketua DPD RI lainnya, Tamsil Linrung, Ratu Hemas, dan Yorrys Raweyai turut melepas kegiatan ini di garis start di Pintu Timur Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Berdasarkan pendaftaran, sebanyak 25.538 peserta turut meramaikan acara yang baru pertama kali dilaksanakan oleh DPD RI ini.

DPD RI menegaskan komitmen dalam mengusung paradigma baru 'Green Democracy' sebagai bentuk demokrasi yang sejuk, elegan, dan berwawasan lingkungan. Green Democracy merupakan simbol bahwa demokrasi tidak hanya berbicara tentang manusia dan politik, tetapi juga tentang keberlanjutan bumi. 

Pohon damar dipilih karena merupakan tanaman langka dengan nilai ekologis dan ekonomi tinggi. Ini juga sekaligus mendapat rekor MURI lembaga negara pertama yang melakukan penghijaun dengan penanaman pohon langka. 

"Kami ingin menegaskan bahwa masa depan generasi akan ditentukan oleh apa yang kita tanam hari ini," ungkap Wakil Gubernur Bengkulu 2013-2015 ini. 

Lebih lanjut Sultan menyebut konsep Green Democracy akan menjadi landasan bagi pengembangan kebijakan kelembagaan DPD RI ke depan. 

"Dari Green Democracy, kami akan turunkan menjadi Green Parliament, Green Legislation, Green Diplomacy, hingga Green Economy dan Green Education. Karena masa depan demokrasi harus bersinergi dengan masa depan bumi," ujarnya. 

Dalam kesempatan itu, Sultan juga menyinggung soal Conference of Parties (COP) ke-30 yang akan digelar di Brasil. Ia menekankan Indonesia akan berpartisipasi aktif membawa gagasan Green Democracy di forum dunia tersebut. 

“Kami ingin menyuarakan bahwa Indonesia, dengan kekayaan hutan tropis dan keberagaman etnisnya, layak memimpin gerakan global terkait perubahan iklim,” beber Ketua KNPI Bengkulu 2006-2011 ini.

Acara Green Democracy Fun Walk DPD RI ini juga dihadiri beberapa menteri, antara lain Menko Pangan Zulkifli Hasan, Wamenpora Taufik Hidayat, Kepala BKN Prof Zudan Arif Fakrullah serta Duta-duta besar negara sahabat seperti Chile, Belarus dan dubes lainnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Deny Irwanto)