Atasi Kabel Semrawut, Pramono: Tidak Bisa Simsalabim Selesai

Kabel di Jakarta yang masih ada di udara dan belum dipindahkan ke bawah tanah. Foto: MI/Ramdani.

Atasi Kabel Semrawut, Pramono: Tidak Bisa Simsalabim Selesai

Aris Setya • 13 April 2026 16:17

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan penataan kabel udara yang semrawut di ibu kota telah masuk dalam program prioritas pemerintah daerah. Namun, ia mengingatkan masyarakat bahwa pembenahan infrastruktur kabel ke bawah tanah tidak bisa diselesaikan dalam sekejap.

"Tapi ini memerlukan waktu, tidak bisa simsalabim semuanya akan selesai. Tetapi, Pemerintah DKI Jakarta telah mempunyai program untuk itu," ujar Pramono di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 13 April 2026.
 


Pernyataan tersebut disampaikan Pramono merespons insiden kabel menjuntai di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat, yang baru-baru ini viral lantaran tersangkut sebuah bus. Ia menegaskan, landasan hukum untuk membenahi masalah menahun tersebut kini sudah kuat melalui penandatanganan Peraturan Daerah (Perda).

Pramono menjelaskan, langkah strategis yang kini tengah dijalankan adalah program Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT). Melalui program ini, kabel-kabel udara yang menggantung akan dipindahkan ke bawah tanah demi menjamin aspek keamanan dan estetika kota.

"Perda-nya sudah saya tandatangani. Dan sekarang ini kita akan mulai fokus, konsentrasi untuk memasukkan kabel ke dalam (tanah)," lanjutnya.


Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Aris Setya.

Meski komitmen anggaran dan regulasi sudah tersedia, mantan Sekretaris Kabinet ini menyebut luasnya wilayah Jakarta serta kompleksitas jaringan utilitas eksisting menjadi tantangan teknis di lapangan. Hal inilah yang membuat pengerjaan tidak bisa dilakukan secara terburu-buru.

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga terus menggenjot progres pengerjaan SJUT di titik-titik rawan untuk meminimalisasi gangguan aktivitas masyarakat serta mencegah terulangnya kecelakaan akibat kabel yang kendur atau menjuntai ke jalan raya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)