Polda Sulsel Siapkan Tim DVI untuk Identifikasi Korban Pesawat ATR 400

Suasana di lokasi posko pencarian pesawat ATR 400 yang jatuh di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu, 17 Januari 2026. Metrotvnews.com/ Muhammad Syawaluddin.

Polda Sulsel Siapkan Tim DVI untuk Identifikasi Korban Pesawat ATR 400

Muhammad Syawaluddin • 18 January 2026 08:14

Makassar: Polda Sulawesi Selatan menyiapkan tim Disaster Victim Identfication (DVI) untuk melakukan identifikasi korban jatuhnya pesawat ATR 400 di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. 

Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Djuhandhani Rahardjo, mengatakan posko tersebut siap menerima informasi dari pihak keluarga korban dan dibuka 24 jam.

"Kami sudah menyiapkan tim DVI dan rencananya besok tim sudah siap beroperasi," kata Djuhandhani di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu, 17 Januari 2026.

Tim identifikasi korban jatuhnya pesawat ATR 400 tersebut nantinya bakal ditempatkan di Rumah Sakit Angkatan Udara yang tidak jauh dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. 

"Tim DVI kami tempatkan di Rumah Sakit Angkatan Udara yang berada dekat dengan bandara," jelas Djuhandhani. 


Suasana di lokasi posko pencarian pesawat ATR 400 yang jatuh di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu, 17 Januari 2026. Metrotvnews.com/ Muhammad Syawaluddin.

Nantinya kata Djuhandhani Rahardjo, tim DVI atau identifikasi korban tidak hanya dari Polda Sulawesi Selatan tapi juga dari Mabes Polri. 

Tidak hanya itu, pihaknya juga mengundang keluarga korban agar bisa nantinya melihat proses identifikasi atau post-mortem dan ante mortem.

"Keluarga korban akan kami undang untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut," ungkapnya. 

Sebelumnya sebuah pesawat tujuan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dikabarkan hilang. Pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport itu hilang kontak saat berada di Kabupaten Maros.

Dari informasi yang beredar kapal tersebut hilang kontak pada pukul 13.17 WITA saat berada di sekitaran perbatasan Maros dan Pangkep. Dalam pesawat rute Yogyakarta-Makassar tersebut diperkirakan ada 11 orang yang terdiri dari delapan orang crew dan tiga orang penumpang.

 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)