Biddokkes Polda Sulsel Kirim 3 Tim DVI untuk Identifikasi Korban Pesawat ATR 400

Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian korban pesawat ATR 400 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Minggu, 18 Januari 2026.

Biddokkes Polda Sulsel Kirim 3 Tim DVI untuk Identifikasi Korban Pesawat ATR 400

Muhammad Syawaluddin • 18 January 2026 20:46

Makassar: Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Selatan mendirikan posko antemortem di Kantor Biddokkes Polda Sulsel, Jalan Kumala, Kecamatan Tamalate. Mereka juga mengirimkan tim DVI ke lokasi pencarian untuk mendukung proses identifikasi.

Kabiddokkes Polda Sulsel, Kombes Pol Dr. Muhammad Haris, mengatakan bahwa pihaknya mengirimkan tiga tim DVI untuk melakukan identifikasi, khususnya korban pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport (AT) yang jatuh di Kawasan Taman Nasional Bantimurung. 

"Malam ini kami kirim tiga tim. Masing masing dalam satu tim terdiri empat orang dengan membawa alat dan perlengkapan," katanya, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu, 18 Januari 2026.
 


Tim tersebut nantinya ditugaskan untuk langkah-langkah identifikasi korban jatuhnya pesawat ATR 400 di Kabupaten Pangkep apabila ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. 

“Kami membawa peralatan untuk memberikan pertolongan. Kami berharap semua kru dan penumpang masih selamat,” jelasnya. 

Seandainya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya juga sudah membuka posko antemortem di Biddokkes untuk pendataan. Posko ante mortem tersebut berfungsi untuk mendata identitas penumpang dan kru pesawat jika terdapat korban meninggal dunia. 

"Sementara pemeriksaan post mortem akan dilakukan apabila ditemukan jenazah atau bagian tubuh korban di lokasi kejadian," ujarnya.


Suasana di lokasi posko pencarian pesawat ATR 400 yang jatuh di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu, 17 Januari 2026. Metrotvnews.com/ Muhammad Syawaluddin.


Selain itu, Biddokkes Polda Sulsel juga menyiagakan sejumlah mobil ambulans di posko antemortem. Upaya itu dilakukan untuk mendukung proses evakuasi dan penanganan korban apabila diperlukan.

Polda Sulsel menyatakan akan terus memberikan pembaruan informasi. Mereka juga akan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait sesuai perkembangan situasi di lapangan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)