AS Pastikan Sistem THAAD Tetap di Korea Selatan, Tidak Dipindahkan ke Timur Tengah

Sistem pertahanan rudal THAAD milik AS berada di Korea Selatan. (Yonhap)

AS Pastikan Sistem THAAD Tetap di Korea Selatan, Tidak Dipindahkan ke Timur Tengah

Willy Haryono • 22 April 2026 13:09

Seoul: Amerika Serikat memastikan tidak akan memindahkan sistem pertahanan rudal Sistem Pertahanan Area Ketinggian Tinggi Terminal (THAAD) dari Korea Selatan ke Timur Tengah terkait konflik Iran.

Pernyataan ini disampaikan Komandan Pasukan AS di Korea, Jenderal Xavier Brunson, dalam sidang komite Senat pada Selasa, 21 April 2026.

Penjelasan tersebut menanggapi laporan The Washington Post yang menyebut Pentagon memindahkan sebagian komponen sistem THAAD ke Timur Tengah. Sistem THAAD diketahui digunakan untuk mencegat rudal balistik dan ditempatkan di Korea Selatan untuk menghadapi ancaman Korea Utara.

Dalam sidang, Brunson menegaskan bahwa sistem tersebut masih berada di Semenanjung Korea. “Kami tidak memindahkan sistem THAAD apa pun, jadi sistem itu tetap berada di semenanjung saat ini,” ucap Brunson, dikutip dari media Channel News Asia, Rabu, 22 April 2026.

Ia menjelaskan bahwa yang dipindahkan hanya amunisi dan beberapa komponen seperti radar dalam operasi sebelumnya. Menurutnya, pergerakan ini sempat memicu kesalahpahaman di ruang informasi publik.

Brunson juga menyebut adanya pergeseran posisi sementara sistem untuk keperluan logistik di Osan Air Base. Langkah ini dilakukan untuk mendukung kesiapan distribusi amunisi, bukan untuk memindahkan sistem keluar wilayah Korea Selatan.

Sementara itu, Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung sebelumnya menyatakan negaranya tetap mampu menghadapi ancaman Korea Utara. Pernyataan itu muncul setelah laporan mengenai kemungkinan pemindahan aset militer AS dari kawasan tersebut. (Keysa Qanita)

Baca juga;  AS Kirim Sistem Pertahanan Rudal Balistik THAAD ke Korsel

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)