Memperkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Nasional

Peran perempuan dikuatkan dalam pembangunan nasional dan global. Foto: dok Kowani.

Memperkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Nasional

Ade Hapsari Lestarini • 20 April 2026 12:43

Jakarta: Kongres Wanita Indonesia (Kowani) berkonsentrasi penuh dengan berbagai program di dalam negeri. Terutama penguatan peran perempuan dalam pembangunan nasional dan global, dengan pendekatan kolaboratif dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Selain itu, Kowani juga menyusun agenda strategis menuju satu abad Kowani sebagai tonggak sejarah gerakan perempuan Indonesia.

"Kowani tetap pada jalurnya, sesuai dengan visi dan misi kami yang ingin mewujudkan masyarakat, yakni perempuan dan anak hidup setara, terlindungi, dan sejahtera, melalui program inklusif, advokasi kebijakan," ungkap Ketua Umum Kowani, Nannie Hadi Tjahjanto, dalam keterangan resmi, Senin, 20 April 2026.

Nannie menambahkan, Kowani juga ingin membangun kemitraan yang memperluas akses pendidikan, kesehatan, dan perlindungan. Serta membuka peluang ekonomi agar perempuan dapat berpartisipasi penuh dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan.

"Kowani meyakini dengan semangat kebersamaan, seluruh tantangan dapat dihadapi secara bermartabat, sehingga organisasi tetap kokoh sebagai rumah besar perjuangan perempuan Indonesia," tegas dia.



Peran perempuan dikuatkan dalam pembangunan nasional dan global. Foto: dok Kowani.
 

 

Menuju satu abad


Di sisi lain, menyikapi berbagai dinamika yang berkembang, Kowani menegaskan kepemimpinan Ketua Umum lahir melalui mekanisme kongres yang sah dan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi. 

Kowani sebagai organisasi perempuan tertua dan terbesar di Indonesia menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi organisasi, serta menghormati setiap proses yang telah dilalui secara kolektif dan konstitusional. Legitimasi kepemimpinan yang dihasilkan dari kongres merupakan landasan utama yang harus dijaga bersama demi keberlangsungan organisasi.

Di tengah berbagai dinamika tersebut, Kowani tetap menunjukkan komitmennya melalui kerja nyata. Berbagai kegiatan berskala nasional, program kemanusiaan, kolaborasi strategis dengan berbagai media nasional terpercaya partisipasi dalam forum internasional, hingga persiapan menuju 100 tahun Kowani terus berjalan secara aktif dan produktif.

Hal ini menegaskan organisasi tetap solid, fokus berkarya, dan berorientasi pada kontribusi nyata bagi perempuan Indonesia. Nannie menegaskan pentingnya menjaga persatuan dalam menghadapi perbedaan pandangan.

"Perbedaan adalah hal yang wajar dalam organisasi sebesar Kowani, namun yang terpenting adalah bagaimana kita menyikapinya dengan bijak. Kowani menghargai setiap pandangan, tetapi semua dinamika harus diselesaikan melalui jalur organisasi yang tertib, beretika, dan berorientasi pada persatuan. Bagi kami, menjaga marwah organisasi dan melanjutkan karya untuk perempuan Indonesia adalah prioritas utama," kata dia saat dijumpai di acara Fun Walk Gerakan Nasional Wanita Berkebaya 2026.

Berkisah tentang acara Fun Walk yang diselenggarakan Minggu, 19 April 2026 di Bundaran Hotel Indonesia hingga Sarinah,, Nannie ingin menguatkan identitas budaya, mempererat persatuan perempuan Indonesia , dan ingin berkontribusi untuk bangsa dan dunia. 

Dia juga sedang mempersiapkan Kowani Goes to Unesco - Memory of the World. Ini merupakan kegiatan strategis untuk mendorong pengakuan sejarah gerakan perempuan Indonesia, khususnya arsip KOWANI ke dalam program UNESCO yaitu Memory of the World yang difokuskan pada kerja dokumentasi dan advokasi internasional.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Ade Hapsari Lestarini)