Ilustrasi-Karhutla di Natuna pada Maret 2026. ANTARA/Muhamad Nurman
BNPB: Karhutla Riau Meluas, Capai 3.456 Hektare
Lukman Diah Sari • 14 April 2026 16:24
Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap perkembangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau menunjukkan adanya penambahan luas area terdampak. Hingga 13 April 2026, luas lahan terbakar tercatat mencapai sekitar 3.456,23 hektare.
"Dengan penambahan sekitar empat hektare dari data sebelumnya," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, dalam rilis resmi, diterima pada Selasa, 14 April 2026.
Baca Juga :
.jpg)
Ilustrasi-Tim Manggala Agni ketika memadamkan api karhutla yang sudah mulai mendekati pemukiman warga di Desa Kembung Luar, Kabupaten Bengkalis. ANTARA/HO-Manggala Agni
Abdul memastikan status siaga darurat karhutla masih berlaku. Selain itu, upaya penanganan terus dilakukan, termasuk pendampingan operasi modifikasi cuaca (OMC) oleh BNPB.
"Wilayah rawan karhutla seperti Riau dan sebagian Kalimantan diperkirakan mengalami kondisi cuaca panas dengan curah hujan rendah, sehingga meningkatkan potensi kekeringan dan karhutla," ujar dia.
Dalam menghadapi potensi karhutla, masyarakat di wilayah rawan diminta untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, meningkatkan patroli mandiri, serta segera melaporkan apabila ditemukan titik api. Pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan diharapkan terus memperkuat koordinasi dalam upaya pencegahan dan penanganan darurat guna meminimalkan dampak bencana terhadap masyarakat.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com