Kapal SAR melakukan proses evakuasi penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di Perairan Sumenep, Jawa Timur. (Metro TV/ Mahmud Fauzi)
Cuaca dan Gelombang Tinggi Jadi Kendala Evakuasi Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2
Silvana Febiari • 2 August 2026 16:00
Sumenep: Kondisi cuaca dan gelombang tinggi menjadi salah satu kendala evakuasi penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan utara Sumenep, Jawa Timur. Tim gabungan sulit mencapai titik lokasi kapal karena jarak yang cukup jauh dari pusat penanganan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, Achmad Laily Maulidy, mengatakan kondisi angin turut memengaruhi proses komunikasi dan penyampaian informasi terkait lokasi kejadian.
"Kondisi angin juga memengaruhi terhambatnya informasi, termasuk titik lokasi kebakaran yang agak jauh dari sini," kata Achmad dikutip dari tayangan Breaking News, Metro TV, Minggu, 2 Juli 2026.
Baca Juga :
Meski kondisi cuaca secara umum cerah, gelombang tinggi dan kecepatan angin di sekitar perairan utara Selat Madura menjadi tantangan bagi tim yang hendak menuju lokasi kapal terbakar.
"Cuaca sebenarnya cerah, namun gelombang menjadi kendala evakuasi ke titik lokasi. Kecepatan angin di wilayah perairan sebelah utara Selat Madura kurang lebih 30 knot, sedangkan tinggi gelombang berkisar antara 50 sentimeter sampai 1,4 meter," ujarnya.
Kondisi tersebut membuat perjalanan menuju lokasi kebakaran menjadi lebih sulit. Tim harus memperhitungkan faktor keselamatan selama proses penyelamatan berlangsung.
"Itu yang menjadi kendala kami, sehingga kesulitan menuju titik lokasi," ucapnya.
Meski demikian, sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi telah membantu proses evakuasi penumpang. Kapal-kapal tersebut lebih dekat dengan posisi KMP Mutiara Sentosa 2 sehingga dapat memberikan pertolongan lebih cepat.
"Ada beberapa kapal di sekitar lokasi yang sudah mengevakuasi korban. Kami berharap para korban lebih cepat mendapatkan penanganan karena lebih dekat ke Sumenep, sehingga nantinya dievakuasi ke Pelabuhan Kalianget," jelas Achmad.
BPBD Sumenep juga telah menyiapkan sejumlah ambulans di Pelabuhan Kalianget untuk mengantisipasi adanya penumpang yang membutuhkan penanganan medis setelah berhasil dievakuasi.
"Kami juga menyiapkan beberapa ambulans untuk korban yang memerlukan penanganan lebih lanjut," ucapnya.

KM Mutiara Sentosa 2 terbakar di Perairan Sumenep, Jawa Timur. (Metro TV/Khairul Anwar)
Terkait informasi adanya penumpang yang melompat ke laut saat kapal terbakar, Achmad Laily membenarkan hal tersebut. Namun, para penumpang tersebut telah berhasil dievakuasi oleh kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.
"Memang tadi diinformasikan ada beberapa penumpang yang sempat melompat, namun sudah bisa dievakuasi oleh beberapa kapal yang kebetulan melintas di dekat lokasi," tuturnya.
Hingga kini, BPBD Sumenep masih menunggu pembaruan data terkait jumlah penumpang maupun korban yang telah berhasil dievakuasi dari KMP Mutiara Sentosa 2.
"Kami belum mendapatkan informasi terbaru terkait jumlah korban maupun jumlah penumpang yang sudah dievakuasi," ungkapnya.