Putra Mahkota Arab Saudi Minta Trump Menahan Rencana Serangan Baru ke Iran

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman saat berbicara dengan Presiden AS Donald Trump. (Anadolu Agency)

Putra Mahkota Arab Saudi Minta Trump Menahan Rencana Serangan Baru ke Iran

Willy Haryono • 2 August 2026 09:33

Riyadh: Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) menyampaikan kekhawatiran kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai laporan rencana serangan militer berskala besar terhadap Iran.

Hal itu disampaikan dalam percakapan telepon pada Sabtu, 1 Agustus 2026, menurut dua pejabat AS dan satu sumber lain yang mengetahui pembicaraan tersebut, sebagaimana dilaporkan kantor berita Axios.

Percakapan itu berlangsung di tengah laporan bahwa Washington tengah mempersiapkan operasi militer skala besar terhadap Iran.

Perkembangan tersebut terjadi setelah sejumlah Kedutaan Besar AS di Timur Tengah mengeluarkan peringatan keamanan yang meminta warga negara Amerika meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan eskalasi situasi di kawasan.

Sehari sebelumnya, Trump juga memperingatkan bahwa Iran akan dihantam "sangat keras" apabila diperlukan.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dalam pembicaraan terpisah dengan para menteri luar negeri Turki, Pakistan, dan Arab Saudi menegaskan bahwa setiap bentuk "agresi" dari Amerika Serikat maupun Israel akan dibalas dengan respons yang "tegas dan proporsional."

Menurut salah seorang pejabat AS yang dikutip Axios, pihak Arab Saudi menyampaikan kekhawatiran mereka sekaligus meminta penjelasan mengenai rencana tindakan Washington.

"Pihak Saudi menyampaikan kekhawatiran dan meminta kejelasan mengenai rencana aksi tersebut," kata pejabat itu.

Sumber lain yang mengetahui isi percakapan mengatakan Mohammed bin Salman juga mendesak Trump untuk meredakan ketegangan dan tidak melanjutkan rencana serangan terhadap Iran.

Baca juga:  Iran Peringatkan Negara Teluk agar Tak Jadi Basis Serangan AS

(Willy Haryono)