Polisi Normalisasi Lalin Pascakebakaran Gedung Ruko Central Cikini

Lalu lintas di kawasan Cikini, Jakarta Pusat. Foto: Metro TV/Muhammad Adyatama Damardjati.

Polisi Normalisasi Lalin Pascakebakaran Gedung Ruko Central Cikini

Muhammad Adyatma Damardjati • 5 August 2026 18:36

Jakarta: Kepolisian Sektor (Polsek) Metro Menteng segera melakukan normalisasi arus lalu lintas di Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, pascainsiden kebakaran gedung di wilayah tersebut. Seiring dengan meredanya kobaran api dan selesainya operasi dari Suku Dinas Gulkarmat, kepolisian memastikan bahwa blokade akan dicabut agar jalan bisa dilintasi kembali.

"Ini sudah bisa kita buka. Tadi agak sedikit terhalang karena proses pemadaman. Setelah dari rekan-rekan Damkar mengatakan sudah bebas, segera akan kami buka secepatnya," ujar Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Rondonuwu, di lokasi kejadian, Rabu, 5 Agustus 2026.

Selama proses pemadaman berlangsung, kepolisian mengerahkan puluhan personel dengan bantuan pasukan Brimob untuk mengamankan radius kejadian. Petugas juga memberlakukan penutupan Jalan Cikini Raya guna melancarkan manuver pergerakan puluhan armada pemadam kebakaran berukuran besar.

"Adapun petugas yang hadir di sini itu untuk membantu mengamankan dan melancarkan proses pemadaman," kata Braiel.

Berdasarkan data dari papan informasi operasional pemadam kebakaran (Damkar) Jakarta Pusat, laporan insiden ini pertama kali diterima pada pukul 14.45 WIB melalui seorang pelapor bernama Ibu Ira. Hanya berselang empat menit, unit pemadam pertama sudah meluncur ke lokasi.

Secara keseluruhan, Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat mengerahkan kekuatan penuh berupa 20 unit armada pemadam untuk menaklukkan api di gedung berstatus bangunan menengah tersebut.


Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Rondonuwu. Foto: Metro TV/Muhammad Adyatama Damardjati.

Operasi pemadaman ini berlangsung efektif, petugas berhasil melokalisir rambatan api pada pukul 15.30 WIB. Berselang 22 menit kemudian, tepatnya pukul 15.52 WIB, status penanganan dinaikkan menjadi kuning atau memasuki fase pendinginan total.

Lurah Cikini Redy Firmansyah mengonfirmasi bahwa bangunan yang terbakar merupakan kantor milik PT Optik Tunggal Sempurna. Saat insiden terjadi, gedung tersebut tengah dalam tahap pengerjaan fisik oleh para pekerja.

Titik api diketahui mulai berkobar dari lantai empat gedung tersebut. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh percikan api dari aktivitas pengelasan yang menyambar material mudah terbakar.

"Ini kantor gedung Optik Tunggal. Sedang proses pembangunan, renovasi," ujar Redy.

(Gabriella Thesa Widiari)