Aktivitas Gunung Ili Lewotolok Meningkat, Dentuman Getarkan Rumah Warga

Gunung Ili Lewotolok Erupsi pada 7 Juli 2026/Foto: Magma Indonesia

Aktivitas Gunung Ili Lewotolok Meningkat, Dentuman Getarkan Rumah Warga

Palce Amalo • 8 July 2026 17:47

Lembata: Aktivitas vulkanik Gunung Ili Lewotolok yang berada di Kabupaten Lembata kembali menunjukkan peningkatan. Meski demikian, status gunung api tersebut masih bertahan di Level II atau Waspada.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Lana Saria, menyampaikan lonjakan aktivitas ini terutama terlihat dari meningkatnya frekuensi erupsi dan gempa hembusan sejak pertengahan Juni lalu.

"Berdasarkan data pemantauan visual dan instrumental, Gunung Ili Lewotolok menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik, terutama kenaikan jumlah kejadian erupsi yang signifikan. Tingkat aktivitas Gunung Ili Lewotolok masih berada pada Level II (Waspada)," ujar Lana Saria, Rabu, 8 Juli 2026, Rabu, 8 Juli 2026.

Ia menambahkan, selama Juli 2026, erupsi yang terjadi kerap disertai dentuman keras yang mengguncang rumah dan jendela warga di sekitar lereng gunung.

Catatan kegempaan selama 1–30 Juni 2026 menunjukkan 1.746 gempa erupsi, 2.198 gempa hembusan, 45 gempa guguran, 56 tremor harmonik, 55 tremor nonharmonik, 32 gempa hybrid, 11 gempa vulkanik dangkal, 124 gempa vulkanik dalam, 31 gempa tektonik lokal, dan 41 gempa tektonik jauh.

 



Sementara pada periode 1–7 Juli 2026, tercatat 908 gempa erupsi, 583 gempa hembusan, 6 gempa guguran, 13 tremor harmonik, 17 tremor nonharmonik, 5 gempa hybrid, 4 gempa vulkanik dangkal, 8 gempa vulkanik dalam, 5 gempa tektonik lokal, dan 12 gempa tektonik jauh.

Dari sisi visual, Pos Pengamatan Gunung Api Ili Lewotolok melaporkan asap kawah berwarna putih dengan ketebalan bervariasi, membumbung setinggi 20 hingga 400 meter. Kolom erupsi terpantau mencapai ketinggian 100–600 meter dengan warna putih hingga keabu-abuan.

Petugas juga mengamati lontaran material berpijar sejauh 200–500 meter ke arah tenggara dan sekitar 100 meter ke selatan. Walaupun energi seismik meningkat, nilainya masih di bawah rekor sepanjang Juni 2026.


Pemandanagan gunung Ile Lewotolok di Lembata. ANTARA/Ho-PPG Lewotolok


Lana Saria mengimbau masyarakat, pendaki, dan wisatawan untuk tidak mendekati pusat aktivitas dalam radius dua kilometer. Warga juga diingatkan agar mewaspadai potensi guguran lava dan awan panas di sektor selatan, tenggara, barat, dan timur laut.

"Masyarakat diimbau untuk tidak panik jika mendengar suara gemuruh atau dentuman dari kawah Gunung Ili Lewotolok, karena suara tersebut merupakan ciri aktivitas gunung api yang sedang dalam fase erupsi," kata Lana Saria

(Whisnu M)