Israel melancarkan serangan udara ke Majdal Zoun, Lebanon selatan. (Anadolu Agency)
Israel Kembali Serang Lebanon Selatan, Kesepakatan yang Dimediasi AS Terancam
Willy Haryono • 26 August 2026 17:15
Beirut: Pasukan Israel melancarkan serangan udara ke Lebanon selatan pada Rabu dini hari, 26 Agustus 2026, dalam pelanggaran terbaru terhadap kesepakatan yang dimediasi Amerika Serikat (AS).
Mengutip Anadolu Agency, pesawat tempur Israel menyerang kota Majdal Zoun di Distrik Tyre. Belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan akibat serangan tersebut.
Serangan terbaru itu terjadi di tengah ketegangan yang masih berlangsung antara Israel dan Lebanon setelah permusuhan kembali pecah pada 2 Maret.
Israel kemudian melancarkan serangkaian serangan ke Lebanon dengan dalih menargetkan kelompok Hizbullah. Kelompok tersebut merespons dengan serangan ke Israel, yang secara efektif mengakhiri gencatan senjata yang telah berlangsung sejak November 2024.
Kesepakatan Israel-Lebanon Terancam
Sebelumnya, upaya diplomatik yang dipimpin AS menghasilkan kerangka kesepakatan antara Israel dan Lebanon pada Juni.
Kesepakatan tersebut mengatur penarikan pasukan Israel secara bertahap dari seluruh wilayah Lebanon yang diduduki. Sebagai bagian dari pengaturan tersebut, tentara Lebanon akan dikerahkan ke wilayah yang ditinggalkan Israel, sementara kelompok-kelompok bersenjata diwajibkan melucuti senjata.
Namun, serangan terbaru Israel kembali menimbulkan pertanyaan mengenai keberlangsungan kesepakatan tersebut.
Eskalasi di Lebanon selatan juga menunjukkan bahwa pengaturan keamanan yang disepakati kedua pihak masih menghadapi tantangan di tengah ketegangan yang belum sepenuhnya mereda. (Razaqa Hariz)
Baca juga: Situasi di Lebanon Selatan Memanas, Israel Gempur Mays Al-Jabal dan Wadi As-Saluki