5 Doa yang Dapat Diamalkan sebagai Penenang Hati

Ilustrasi: Pexels

5 Doa yang Dapat Diamalkan sebagai Penenang Hati

Riza Aslam Khaeron • 17 September 2026 07:00

Jakarta: Doa ketenangan hati dan pikiran merupakan salah satu cara spiritual yang diajarkan dalam Islam untuk membantu umat menghadapi berbagai persoalan hidup dengan lebih damai. Sebagai agama yang sempurna, Islam menyediakan banyak doa dan amalan yang dapat menenteramkan hati yang resah dan pikiran yang kacau.

Sebagaimana firman Allah Swt. kepada umat-Nya bahwa di tengah kegelisahan dan kecemasan yang kerap melanda kehidupan sehari-hari, zikir dan doa merupakan jalan utama untuk menenangkan hati yang resah.


Artinya: "(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram." (Q.S. Ar-Ra'd: 28)

Doa menenangkan hati menjadi salah satu ikhtiar yang dilakukan umat Islam ketika menghadapi rasa cemas, sedih, dan berbagai persoalan hidup lainnya. Dengan memanjatkan doa juga dapat membawa seorang muslim selangkah lebih dekat kepada Allah Swt.

Berikut merupakan doa yang dapat diamalkan untuk menenangkan hati:
 

1. Doa Nabi Yunus a.s. (Ketika dalam Kesulitan)

Doa ini merupakan doa yang diucapkan Nabi Yunus a.s. dalam Q.S. Al-Anbiya' ayat 87, pada saat berada dalam perut ikan paus setelah meninggalkan kaumnya tanpa izin Allah Swt. Doa ini juga dikenal sebagai "doa Dzun Nun" dan sering dianjurkan dibaca saat seseorang merasa terjepit atau putus asa, sebagai bentuk pengakuan atas kesalahan diri sekaligus permohonan pertolongan Allah Swt.


La ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minadz-dzolimin.

Artinya: "Tidak ada Tuhan selain Engkau. Mahasuci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim."
 

2. Doa Memohon Perlindungan dari Kesedihan dan Beban

Doa ini diriwayatkan dalam H.R. Bukhari, sebagai salah satu doa yang rutin dipanjatkan Rasulullah saw. Doa ini mencakup permohonan perlindungan dari delapan hal yang dapat mengganggu ketenangan batin sekaligus, mulai dari beban pikiran (hamm), kesedihan mendalam (hazan), hingga tekanan sosial dan finansial.



Allahumma inni a'udzu bika minal hammi wal hazan, wal 'ajzi wal kasal, wal bukhli wal jubn, wa dhala'id-daini wa ghalabatir-rijal.

Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesusahan dan kesedihan, kelemahan dan kemalasan, sifat kikir dan ketakutan, serta lilitan utang dan tekanan manusia."
 

3. Doa Nabi Musa a.s. (Memohon Kemudahan)

Doa ini terdapat dalam Q.S. Thaha ayat 25–28, dipanjatkan Nabi Musa a.s. saat diutus Allah Swt. untuk menghadapi Firaun, sebuah tugas berat yang membuatnya memohon kelapangan hati dan kemudahan dalam menyampaikan risalah. Doa ini cocok dibaca saat menghadapi tekanan, tugas berat, atau situasi yang membuat gugup dan gelisah.


Rabbisyrah li sadri wa yassir li amri, wahlul 'uqdatan min lisani, yafqahu qawli.

Artinya: "Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku agar mereka memahami perkataanku."
   

4. Doa Memohon Jiwa yang Tenang

Doa ini merujuk pada konsep nafs muthma'innah atau jiwa yang tenang sebagaimana disebutkan dalam Q.S. Al-Fajr ayat 27–28. Doa ini banyak diamalkan sebagai permohonan agar hati senantiasa rida menerima ketentuan Allah Swt., tidak gelisah menghadapi takdir, dan merasa cukup dengan apa yang telah diberikan.


Allahumma inni as'aluka nafsan bika mutma'innah, tu'minu biliqa'ika, wa tardha biqadha'ika, wa taqna'u bi'ata'ika.

Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu jiwa yang tenang, yang yakin akan pertemuan dengan-Mu, rela dengan ketetapan-Mu, dan merasa cukup dengan pemberian-Mu."
 

5. Doa Meminta Hati yang Bersih

Doa ini diriwayatkan dalam H.R. Ibnu Majah sebagai bagian dari doa-doa pilihan yang biasa dipanjatkan Rasulullah saw. Qalbun salim atau hati yang bersih merujuk pada hati yang bebas dari penyakit hati seperti dengki, dendam, dan kegelisahan yang berlebihan, sehingga seseorang dapat menghadapi ujian hidup dengan jiwa yang lapang.


Allahumma inni as'aluka qalban saliman, wa lisanan sadiqan.

Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu hati yang bersih dan lisan yang jujur."

Dengan mengamalkan doa-doa tersebut, seorang muslim dapat lebih mudah menata hati dan pikirannya. Ketenangan batin tidak hanya akan mendekatkan diri kepada Allah Swt., tetapi juga menjadi bekal untuk menghadapi kehidupan dengan sabar dan ikhlas.

Demikian 5 doa yang dapat diamalkan sebagai penenang hati.

(Yaumil Tianri Rahmi)

(Riza Aslam Khaeron)