Inggris Perkuat Kemitraan Maritim dengan Indonesia Lewat Kunjungan HMS Tamar

Kapal patroli Angkatan Laut Kerajaan Inggris HMS Tamar berkunjung ke Indonesia, Rabu, 17 Juni 2026. (Metrotvnews.com)

Inggris Perkuat Kemitraan Maritim dengan Indonesia Lewat Kunjungan HMS Tamar

Muhammad Reyhansyah • 17 June 2026 16:57

Jakarta: Kapal patroli Angkatan Laut Inggris HMS Tamar berkunjung ke Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama maritim, pertahanan, dan keamanan antara Indonesia dan Inggris di kawasan Indo-Pasifik.

Pemerintah Inggris memandang kunjungan tersebut sebagai simbol semakin eratnya hubungan bilateral kedua negara, khususnya setelah peluncuran Kemitraan Strategis Indonesia-Inggris pada awal 2026.

Duta Besar Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey mengatakan kunjungan HMS Tamar berlangsung pada momen penting dalam hubungan kedua negara yang tengah memperluas kerja sama di berbagai bidang.

“Awal tahun ini kedua negara meluncurkan kemitraan strategis yang mencerminkan ambisi bersama untuk memperdalam kerja sama di bidang pertahanan, keamanan, perdagangan, pendidikan, iklim, dan banyak bidang lainnya,” ujar Dubes Jermey dalam upacara penyambutan HMS Tamar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu, 17 Juni 2026.

Menurut Dubes Jermey, Indonesia dan Inggris juga telah meluncurkan Maritime Partnership Programme yang menegaskan pentingnya kerja sama kedua negara sebagai negara maritim.

Ia mengatakan program tersebut bertujuan memperkuat kerja sama antara angkatan laut dan institusi maritim kedua negara guna mendukung kawasan Indo-Pasifik yang bebas, terbuka, aman, dan sejahtera.

“Kunjungan HMS Tamar merupakan demonstrasi nyata dari hubungan yang terus berkembang tersebut,” katanya.

Dubes Jermey menilai, kehadiran kapal perang Inggris itu memberikan kesempatan bagi personel militer kedua negara untuk membangun hubungan profesional, bertukar pengalaman, dan memperkuat fondasi kerja sama pertahanan jangka panjang.

Perkuat Kerja Sama Maritim

Dubes Jermey mengatakan keamanan maritim menjadi salah satu prioritas utama dalam hubungan Indonesia dan Inggris.

Menurutnya, kedua negara memiliki kepentingan yang sama dalam menjaga keamanan pelayaran internasional serta memastikan hukum internasional ditegakkan di perairan global.

“Kami bekerja sama dengan Indonesia dan mitra lainnya untuk memastikan hukum internasional ditegakkan di perairan internasional, serta menjamin keamanan maritim dan kelancaran pelayaran,” ujarnya.

Ia menambahkan kerja sama maritim Indonesia dan Inggris juga mencakup pengembangan armada perikanan yang berkelanjutan, penguatan keamanan perairan, serta perlindungan sumber daya laut yang kaya keanekaragaman hayati.

Dubes Jermey menambahkan, program tersebut turut mendukung penguatan kemampuan maritim Indonesia melalui kerja sama yang melibatkan industri dan institusi pertahanan kedua negara.

Bangun Kepercayaan dan Interoperabilitas

Sementera itu, Komandan HMS Tamar Thomas S. Lindsey mengatakan kunjungan ke Jakarta merupakan bagian dari misi Angkatan Laut Kerajaan Inggris untuk memperkuat kerja sama keamanan maritim dan diplomasi di kawasan Indo-Pasifik.

Lindsey menjelaskan HMS Tamar telah menjalani penugasan permanen di kawasan tersebut selama enam tahun terakhir bersama kapal saudaranya, HMS Spey.

“Sejak 2021 kami telah beroperasi di seluruh kawasan, termasuk mengunjungi Indonesia, bekerja sama dalam bidang keamanan maritim, interoperabilitas, dan diplomasi dengan negara-negara sahabat dan mitra,” katanya.

Ia mengatakan Inggris memandang keamanan maritim sebagai faktor penting yang tidak hanya berkaitan dengan keselamatan pelayaran, tetapi juga dengan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan kawasan.

“Kami memahami pentingnya keamanan, bukan hanya untuk keselamatan, tetapi juga untuk kemakmuran ekonomi dan seluruh manfaat yang dihasilkan bagi kedua negara,” ujarnya.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, awak HMS Tamar akan mengikuti latihan bersama dengan TNI Angkatan Laut serta sejumlah kegiatan persahabatan, termasuk kegiatan budaya, olahraga, dan interaksi dengan masyarakat.

Baca juga:  Kemitraan Ekonomi RI-Inggris Mulai Berbuah, Sektor Maritim Jadi Contoh Awal

(Willy Haryono)