Pelni Tanjungpinang Ajak Warga Manfaatkan Diskon Tiket Libur Sekolah

Sejumlah masyarakat mengakses informasi jadwal keberangkatan kapal di kantor Cabang Pelni Kota Tanjungpinang, Kepri, Sabtu, 6 Juni 2026. ANTARA/Ogen

Pelni Tanjungpinang Ajak Warga Manfaatkan Diskon Tiket Libur Sekolah

Silvana Febiari • 6 June 2026 16:46

Tanjungpinang: PT Pelni Cabang Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), mengajak masyarakat memanfaatkan program stimulus pemerintah berupa diskon tiket kapal sebesar 30 persen. Program ini diberikan untuk mendukung mobilitas masyarakat selama libur sekolah tahun 2026.

"Program stimulus ini merupakan kebijakan pemerintah pusat terkait penyediaan angkutan kapal laut untuk libur anak sekolah," kata Kepala Cabang Pelni Tanjungpinang Putra Kencana, dilansir dari Antara, Sabtu, 6 Juni 2026. 

Putra menyampaikan diskon 30 persen dari tarif dasar tiket Pelni itu berlaku untuk keberangkatan kapal periode 20 Juni sampai 25 Agustus 2026. Sedangkan penjualan diskon tiket sudah dibuka mulai 6 Juni sampai 15 Agustus 2026.


Ia menyebutkan diskon tiket tersebut berlaku secara nasional atau seluruh Indonesia, dengan total kuota sebanyak 693 ribu tiket kapal Pelni. "Artinya, siapa cepat dia dapat. Kalau kuotanya penuh, diskon tiket Pelni otomatis berakhir," ujarnya.

Lebih lanjut, Putra menyebutkan dari Tanjungpinang tersedia dua kapal Pelni yang siap melayani penumpang selama libur sekolah sesuai jadwal dan rute reguler masing-masing. Dua kapal tersebut adalah KM Bukit Raya dan KM Tidar.

Adapun KM Bukit Raya melayani rute Kijang, Belinyu dan Tanjung Priok (pulang dan pergi). Sementara, KM Tidar melayani rute Kijang, Letung, Tarempa, Natuna, Midai, Serasan, Pontianak dan Surabaya. Kedua kapal tersebut berangkat dua kali dalam sebulan.

"Kapasitas normal KM Bukit Raya 970 penumpang dan KM Tidar 1.900 penumpang. Kami juga akan mengajukan dispensasi penumpang, jumlahnya tergantung persetujuan pusat," ungkap Putra.


Ilustrasi. Foto: Dok istimewa


Putra menambahkan seluruh kapal Pelni menjalani uji petik untuk memastikan aspek keselamatan, kelaiklautan, keamanan, dan kenyamanan penumpang. Langkah ini juga dilakukan guna memastikan kesiapan operasional kapal menjelang libur sekolah.

Ia melanjutkan program diskon 30 persen tiket kapal Pelni bertujuan membantu meringankan beban biaya akomodasi masyarakat yang berlibur atau bepergian ke luar daerah menggunakan transportasi laut. Program serupa sebelumnya telah diterapkan pada musim libur Lebaran Idulfitri dan Natal-Tahun Baru 2026, dengan realisasi diskon tiket Pelni mencapai 100 persen.

"Makanya, kami mengajak masyarakat betul-betul memanfaatkan diskon 30 persen tiket Pelni sesuai ketentuan yang berlaku," demikian Putra.

(Silvana Febiari)