Proses pemadaman karhutla di kawasan Gunung Bromo. (Foto: BPBD Provinsi Jawa Timur)
BNPB Pastikan Nihil Korban Jiwa Kebakaran Gunung Bromo
Lukman Diah Sari • 6 August 2026 12:07
Jakarta: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Bromo, Provinsi Jawa Timur, sejak Senin, 3 Agustus 2026. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan tidak ada korban dalam insiden tersebut.
"Hingga saat ini, tidak terdapat laporan korban jiwa akibat kejadian tersebut," jelas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan resmi, dikutip pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Kemudian, api di Blok Bantengan hingga Pusung Jantur, wilayah administratif Desa Sariwani, Kabupaten Probolinggo, telah berhasil dipadamkan pukul 15.00 WIB, pada Rabu, 5 Agustus 2026. Namun, masih terdapat satu titik api di kawasan tersebut yang belum padam.
"Karena berada di medan ekstrem dengan kontur terjal," ujar Abdul.

Proses pemadaman karhutla di kawasan Gunung Bromo. (Foto: BPBD Provinsi Jawa Timur)
Dia mengakui sejumlah titik api berada di lereng Kaldera Bromo dengan kontur terjal dan sulit dijangkau oleh personel pemadaman darat. Selain itu, kondisi angin kencang di sekitar lokasi berpotensi mempercepat perambatan api.
Abdul menyebut, hingga Rabu, 5 Agustus 2026, pukul 16.45 WIB, luas lahan yang terbakar mencapai kurang lebih 60 hektare. Kawasan yang terbakar berada di wilayah Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Malang.
Dia memerinci, di Kabupaten Probolinggo, kebakaran melanda sekitar 10 hektare lahan di kawasan Watu Gede, Desa Sariwani, Kecamatan Sukapura. Sementara itu, sekitar 50 hektare lahan terbakar di kawasan Jantur, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Malang.