Warga tetap berziarah di TPU Semper, Jakut, meski terendam banjir. Foto: Metrotvnews.com/Yurike.
Ribuan Makam di TPU Semper Jakut Terendam Banjir
Yurike • 17 February 2026 12:53
Jakarta: Sekitar ribuan makam di TPU Semper, Cilincing, Jakarta Utara (Jakut), terendam banjir menjelang Ramadan 2026. Kondisi tersebut membuat peziarah kesulitan untuk menuju ke makam keluarganya.
Salah satu peziarah, Novalita Serliana mengatakan ia dan keluarganya merasa terganggu dengan banjir ini. Akibatnya, ia pun kesulitan untuk berziarah.
"Ini lagi nyekar orang tua, mengenai masalah banjir sih menurut saya kurang nyaman, kalau bisa ya diuruk gitu, lebih tinggi, biar waktu kita nyekar itu nggak kerendam gini kalau pas banjir gede," kata Nova di lokasi, Selasa, 17 Februari 2026.
Menurut dia, banjir di TPU Semper sudah terendam banjir selama sepekan. Menurut dia, kondisi saat ini berbeda dengan tahun sebelumnya.
"Pengen bisa cepat diuruk aja, biar lebih tinggi aja sih. Ini parah sih, dibanding tahun-tahun sebelumnya itu apalagi hujan, banjir tapi enggak parah begini, langsung surut. Kalau ini termasuk udah beberapa hari ya termasuk lama lah, udah hampir seminggu kayaknya," kata Nova.
"Hujan sih sebenarnya, hujan kalau seharian gini cepat sekali naiknya. Terus alirannya entah darimana, nanti surut sendiri," kata Hari.
Gambar udara memperlihatkan ribuan makam di TPU Semper, terendam banjir. Banjir ini terjadi karena hujan deras beberapa waktu lalu.

Kondisi TPU Semper, Jakut, yang terendam banjir. Foto: Metrotvnews.com/Yurike.
Kepala Satuan Pelaksana TPU Semper, Sukino, menegaskan pihaknya telah berupaya untuk melakukan penanganan banjir. Salah satunya, mengerahkan empat unit pompa.
"Ya di TPU Semper ini kan masih ada genangan yaitu dari blad 40 sampai 50. 50 sampai 60 ada yang masih tergenang karena curah hujan yang 2 minggu atau 3 minggu yang lalu itu sangat tinggi dan struktur tanah di TPU Semper juga dari jalan itu dia lebih rendah 1 meteran," kata Sukino.
Meski banjir, jumlah peziarah mengalami peningkatan menjelang ramadan ini
"Untuk menjelang munggahan atau ramadan ini, di TPU ini peziarah meningkat dari hari Sabtu kemarin, Sabtu Minggu hingga Senin Selasa," ujar Sukino.