Alat pencatat gempa/Ilustrasi/Istimewa
4 Tanda Gempa Bumi yang Patut Diwaspadai
Riza Aslam Khaeron • 2 April 2026 10:47
Jakarta: Gempa magnitudo 7,6 melanda wilayah Sulawesi Utara (Sulut) dan Maluku Utara (Malut), pada Kamis, 2 April 2026, berpusat di barat daya Pantai Pulau Batang Dua, Kota Ternate. Gempa yang masuk kategori megathrust ini memicu peringatan dini tsunami di sejumlah wilayah, termasuk Kota Ternate, Halmahera, Kota Bitung, hingga Minahasa.
BMKG mencatat tsunami sempat terdeteksi di beberapa titik sebelum akhirnya peringatan dini resmi dinyatakan berakhir pada pukul 09.56 WIB.
Peristiwa ini kembali mengingatkan kita bahwa Indonesia adalah negara yang sangat rawan gempa. Mempelajari tanda-tanda sebelum gempa terjadi bukan berarti bisa memastikan kapan bencana datang, tetapi setidaknya dapat membantu kita lebih waspada dan siap melakukan evakuasi lebih awal.
Melansir laman Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng, berikut ini empat tanda yang perlu diperhatikan:
1. Awan Berbentuk Aneh di Langit
Salah satu tanda yang kerap dikaitkan dengan gempa adalah kemunculan awan berbentuk tidak biasa—seperti tornado, pohon, atau batang yang berdiri tegak.Awan semacam ini terbentuk akibat gelombang elektromagnetis berkekuatan besar dari dalam perut bumi yang terjadi karena adanya patahan atau pergeseran lempeng. Gelombang tersebut seolah "mengisap" muatan listrik di awan sehingga bentuknya tampak tersedot ke bawah.
Namun, perlu diingat bahwa kemunculan awan berbentuk aneh tidak selalu berarti akan terjadi gempa. Tanda ini perlu dikombinasikan dengan indikator lainnya sebelum mengambil kesimpulan.
2. Gangguan Elektromagnetis di Sekitar Kita
Gelombang elektromagnetis yang sangat kuat dari dalam bumi bisa memengaruhi perangkat elektronik di sekitar kita. Ada beberapa hal yang bisa dicek:- Siaran TV tiba-tiba terganggu (brebet) atau mengalami gangguan tanpa sebab jelas.
- Lampu mesin faks berkedip meski tidak sedang mengirim data.
- Teks yang diterima melalui faks tampak berantakan.
- Lampu neon tetap menyala redup meski aliran listrik sudah dimatikan.
| Baca Juga: BMKG Resmi Mengakhiri Peringatan Tsunami Akibat Gempa Malut dan Sulut |
3. Perilaku Hewan yang Tidak Biasa
Hewan memiliki insting yang jauh lebih peka terhadap gelombang elektromagnetis dibanding manusia. Perhatikan bila hewan-hewan di sekitar—seperti anjing, kucing, atau burung—tiba-tiba bertingkah gelisah, berlarian tanpa arah, atau seolah "menghilang" dari tempat biasanya. Perilaku aneh ini bisa menjadi sinyal awal bahwa sesuatu yang tidak biasa sedang terjadi di dalam bumi.4. Air Tanah Tiba-Tiba Surut
Tanda lain yang perlu diwaspadai adalah penurunan muka air tanah secara tiba-tiba dan tidak wajar. Jika sumur atau sumber air di sekitar lingkungan mendadak surut tanpa alasan yang jelas, hal ini patut diwaspadai sebagai salah satu pertanda aktivitas bumi yang tidak normal.Jika keempat tanda di atas muncul secara bersamaan, segera bersiap untuk evakuasi tanpa menunggu. Tidak ada yang bisa memastikan kapan tepatnya gempa akan terjadi sehingga langkah penyelamatan diri lebih awal adalah tindakan paling bijaksana.
Jika gempa terjadi dengan skala besar dan pusatnya berada di laut, selalu waspadai potensi tsunami. Meski ketinggian gelombang tampak tidak terlalu besar, kekuatan dan tekanannya bisa sangat dahsyat dan berbahaya. Segera menjauh dari pantai dan bergerak ke tempat yang lebih tinggi begitu getaran berhenti.