Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Ini yang Dilakukan Jhonlin Group

Jhonlin Group mengambil langkah tepat dan terstruktur untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tamiang (Foto:Dok.JAR)

Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang, Ini yang Dilakukan Jhonlin Group

Rosa Anggreati • 7 February 2026 09:10

Aceh Tamiang: Jhonlin Group mengambil langkah tepat dan terstruktur untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Melalui Tim Relawan Solidarity for Humanity, Perusahaan mengerahkan puluhan alat berat dan personel ahli guna membuka akses infrastruktur, mendukung layanan darurat, serta membantu pemulihan sosial masyarakat pascabencana.
 
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Jhonlin Group mengoperasikan 31 unit alat berat di sejumlah titik terdampak, terutama untuk membersihkan material lumpur dan puing yang menutup jalan serta fasilitas umum. Dukungan alat berat ini diperkuat dengan pengiriman 40 personel relawan yang terdiri atas operator, pengemudi, mekanik, tim rescue, paramedis, pengawas alat, hingga unsur media.
 
Pengiriman relawan dilakukan pada Kamis, 22 Januari 2026, melalui Pelabuhan PT Dua Samudera Perkasa, Sungai Dua, menggunakan kapal J7 Explorer milik Jhonlin Group. Mobilisasi ini dirancang agar bantuan dapat segera tiba dan langsung bekerja di lapangan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.
 

 
Direktur PT Dua Samudera Perkasa, Efgar Welmar Santos, mengatakan pengiriman personel merupakan kelanjutan dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemulihan Aceh Tamiang.
 
"Sebelumnya sudah ada 31 unit alat berat yang kami kirimkan. Kali ini, kami memperkuatnya dengan sumber daya manusia yang berpengalaman di bidang rescue, medis, operator, hingga pengemudi,” ujarnya.
 
Sementara itu, Direktur Plant Jhonlin Baratama sekaligus Koordinator Plant, Aries Yudi Kristanto, menjelaskan bahwa alat berat yang dioperasikan mencakup dump truck dan ekskavator yang difokuskan untuk membuka akses jalan, normalisasi jalur transportasi, serta mendukung distribusi bantuan logistik ke desa-desa terdampak.
   
Selain aspek teknis, Jhonlin Group juga menekankan kedisiplinan dan etika relawan selama bertugas. Direktur PT Jhonlin Media Komunika sekaligus Koordinator Media, Richi Petroza, mengingatkan pentingnya dokumentasi yang bertanggung jawab agar tidak menimbulkan persepsi keliru di ruang publik.
 
Kapten Emergency Response Team (ERT) Rahmatullah menegaskan seluruh personel yang diterjunkan berasal dari berbagai unit, namun bekerja sebagai satu tim relawan kemanusiaan. Ia juga mengingatkan relawan untuk menghormati budaya lokal dan menjaga koordinasi demi kelancaran misi pemulihan.
 
Langkah terpadu yang dilakukan Jhonlin Group, mulai dari pengiriman alat berat, personel ahli, hingga dukungan logistik, menjadi bagian penting dalam mempercepat pemulihan infrastruktur dan kehidupan sosial ekonomi warga Aceh Tamiang yang terdampak bencana banjir dan longsor.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Rosa Anggreati)