Jakarta Fair Menjadi Panggung Pelestarian Kebudayaan Nusantara

Ondel-Ondel di Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026. Foto: Metro TV/Muhammad Iqbal Sidiq.

Jakarta Fair Menjadi Panggung Pelestarian Kebudayaan Nusantara

Muhammad Iqbal Sidiq • 17 June 2026 10:22

Jakarta: Perhelatan Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 tidak hanya menjadi pusat perputaran roda ekonomi dan bisnis, melainkan menjadi panggung pelestarian kebudayaan. Pihak penyelenggara memberikan ruang bagi pelaku budaya.

"Karena kita men-support untuk tadi, organisasi Betawi, kita berikan space di Jakarta Fair di area itu," kata General Manager Operations PT JIEXPO, Oki Setiawan, dalam keterangannya, Selasa, 16 Juni 2026.
 


Oki menjelaskan, penyelenggara menghadirkan zona Kampoeng Betawi secara gratis. Sinergi ini dibangun bersama Forum Betawi agar masyarakat setempat dapat mempromosikan produk budayanya.

Kehadiran unsur tradisi ini kian terasa kental lewat berbagai rangkaian agenda hiburan. Pantauan Metrotvnews.com di lokasi, digelar parade kebudayaan.

Barisan karnaval menyajikan perpaduan seni kebudayaan dan modern yang memikat. Menampilkan marching band, sanggar seni lokal, kostum karakter maskot favorit, hingga kehadiran ondel-ondel.  

“Tahun ini lebih meriah karena keterlibatan peserta dengan maskotnya mereka masing-masing, tahun ini lebih banyak lagi," ujar Oki.


Pedagang kerak telor di Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026. Foto: Metro TV/Muhammad Iqbal Sidiq.

Melalui perpaduan pameran daerah dan pertunjukan seni, Jakarta Fair 2026 mendorong upaya merawat kekayaan budaya. Komitmen ini kian lengkap dengan adanya kontribusi dari berbagai wilayah di luar Ibu Kota.

JFK 2026 juga diramaikan pelaku UMKM berbasis budaya dari berbagai daerah. Perajin dari Provinsi Aceh, DI Yogyakarta, dan wilayah lainnya difasilitasi langsung oleh pemerintah daerah (pemda) masing-masing untuk membuka pasar lebih luas.

(Fachri Audhia Hafiez)