Para jamaah haji Aceh kloter dua saat menaiki bus dari Makkah menuju Madinah untuk persiapan pemulangan ke Tanah Air di Makkah, Minggu, 7 Juni 2026. ANTARA/HO-PPIH Embarkasi Aceh
Jemaah Haji Aceh Isi Waktu Tunggu Kepulangan dengan Ibadah dan Ziarah di Madinah
Silvana Febiari • 11 June 2026 21:04
Banda Aceh: Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh menyebut jemaah haji Aceh mengisi waktu tunggu jadwal kepulangan ke Tanah Air dengan berbagai kegiatan. Salah satunya rutin beribadah hingga berziarah.
"Para jemaah yang sudah berada di Madinah sambil menunggu kepulangan mereka di sana beribadah dan juga city tour," kata Ketua PPIH Embarkasi Aceh, Arijal, dilansir dari Antara, Kamis, 11 Juni 2026.
Sebanyak 13 dari 14 kloter asal Aceh dipulangkan ke Tanah Air melalui Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah dalam gelombang kedua mulai 16 Juni 2026. Sedangkan satu kloter Aceh masuk gelombang pertama, yang berangkat dari Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah pada 15 Juni 2026.
Sejak 7 Juni 2026 hingga hari ini, kata Arijal, jemaah haji Aceh telah dimobilisasi dari Makkah menuju Madinah menggunakan 10 unit bus per harinya. Ini dilakukan secara bertahap.
Ia menjelaskan, kegiatan jemaah haji Aceh selama di Madinah diisi dengan ibadah salat rawatib di Masjid Nabawi. Mereka juga salat dan berdoa di Raudhah.
"Kemudian, jemaah haji Aceh juga mengikuti ziarah/city tour yang menjadi program dari syarikah, yaitu ke kebun kurma, Masjid Quba, Jabal Uhud, Masjid Qiblatain, dan Masjid Khondaq," ujarnya.

Ilustrasi ibadah haji. Foto: Istimewa
Sejauh ini, tambah dia, jemaah haji Aceh yang sudah berada di Madinah sebanyak 1.564 orang dari empat kelompok terbang (kloter 2-5). Sementara jemaah lain terus menyusul setiap harinya.
Dalam kesempatan ini, dia kembali mengingatkan kepada para jemaah untuk dapat menjaga kesehatan selama berada di Madinah Jemaah diminta tidak banyak beraktivitas di luar dan menggunakan waktu luang untuk beristirahat.
"Kita imbau kepada jemaah Aceh yang saat ini sudah berada di Madinah atau yang masih di Makkah untuk selalu menjaga kesehatan, perbanyak istirahat hingga jadwal kepulangan masing-masing," demikian Arijal.