Petugas sedang memberikan aba aba untuk keberangkatan kereta api di Stasiun Medan. ANTARA/Juraidi
Erupsi Sinabung, KAI Pastikan Perjalanan Kereta di Sumut Normal
Lukman Diah Sari • 2 September 2026 12:48
Medan: PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatra Utara memastikan seluruh perjalanan kereta api di wilayah Sumatra Utara tetap berjalan aman dan normal pascaperistiwa erupsi Gunung Sinabung yang terjadi sejak Senin, 31 Agustus 2026.
Manager Humas KAI Divre I Sumatra Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan pihaknya langsung mengambil langkah cepat dengan melakukan pemeriksaan secara cermat terhadap sejumlah prasarana jalur rel serta berkoordinasi intensif dengan para masinis.
"Pasca-terjadinya erupsi Gunung Sinabung pada Senin lalu, KAI Divre I Sumatra Utara langsung mengambil langkah cepat dengan melakukan pemeriksaan ke sejumlah prasarana jalan rel. Selain itu, kami juga berkoordinasi intensif dengan para masinis yang mengoperasikan KA di lintas terkait guna mengantisipasi kemungkinan gangguan jarak pandang akibat sebaran abu vulkanik," ujar Anwar di Medan, Rabu, 2 September 2026.
Baca Juga :
Aktivitas vulkanik tersebut bahkan berlanjut hingga Rabu, 2 September 2026, mulai pukul 02.00 WIB, yang ditandai dengan semburan abu setinggi 1.000 meter serta terekam empat kali gempa vulkanik.
Berdasarkan data Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Sinabung, status aktivitas gunung api tersebut kini telah dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga). Sebaran abu vulkanik sebelumnya bahkan sempat memicu pembatalan sejumlah jadwal penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu.
.jpg)
Penampakan Gunung Sinabung pada Selasa (1/9/2026) dini hari pukul 1.45 wib yang masih mengeluarkan semburan abu vulkanik. Foto ini diambil dari Simpang Ojolali, Simpang Empat, Karo. ANTARA/AdeFriadi
Kendati demikian, Anwar memastikan dampak sebaran abu vulkanik tidak menjangkau kawasan stasiun maupun jalur operasional kereta api yang dikelola KAI Divre I Sumatra Utara. Jarak pandang masinis di seluruh lintas operasional dipastikan masih dalam batas aman untuk menjamin keselamatan perjalanan.
"Setiap harinya, KAI Divre I Sumatra Utara mengoperasikan 20 perjalanan kereta api penumpang, dan seluruhnya hingga saat ini tetap berjalan normal dan aman," kata Anwar.
Pihaknya mengimbau para pelanggan untuk tetap tenang dan tidak khawatir, karena pemantauan kondisi lintasan dan arah sebaran abu terus dilakukan secara berkelanjutan bersama instansi terkait.
"KAI Divre I Sumatra Utara senantiasa memprioritaskan keselamatan perjalanan kereta api dan kenyamanan seluruh pelanggan. Kami terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Sinabung secara berkelanjutan dan siap mengambil langkah proaktif agar operasional kereta api di Sumatra Utara tetap berjalan aman, lancar, dan nyaman pascaerupsi," pungkasnya.