Suasana kegiatan sosial di Hall Widyagraha, Universitas Widya Gama Malang, pada Sabtu, 7 Maret 2026. Dokumentasi/ istimewa.
Semangat Kebersamaan Ramadan Hadirkan Senyum Anak Yatim
Deny Irwanto • 8 March 2026 09:15
Malang: Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Hall Widyagraha, Universitas Widya Gama Malang, pada Sabtu, 7 Maret 2026. Ratusan anak yatim piatu, keluarga duafa, serta para pekerja sosial dari berbagai panti asuhan di Malang Raya berkumpul dalam kegiatan buka puasa bersama dan santunan yang digelar Ikatan Alumni Universitas Widya Gama Malang (IKAWIGA).
Kegiatan yang menjadi bagian dari program Peduli Bakti Negeri tersebut melibatkan sekitar 500 penerima manfaat dari 25 panti asuhan di Malang Raya. Selain sebagai ajang berbagi, acara ini juga menjadi momentum mempererat kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.
"Setiap tahun, kami tidak sabar untuk menyelenggarakan acara ini. Bukan hanya tentang memberikan bantuan materiil, tapi lebih dari itu. Kami ingin mereka merasakan bahwa mereka tidak sendirian, bahwa ada banyak orang yang peduli dan mencintai mereka," kata Ketua Panitia, Devita Sari, di lokasi acara.
"Kolaborasi antara alumni, lembaga keuangan, kampus, dan masyarakat ini membuktikan bahwa kita bisa bersama-sama menjadi ujung tombak perubahan baik bagi negeri," jelasnya.

Suasana kegiatan sosial di Hall Widyagraha, Universitas Widya Gama Malang, pada Sabtu, 7 Maret 2026. Dokumentasi/ istimewa.
Rektor Universitas Widya Gama Malang turut menyambut para tamu dan penerima manfaat yang hadir. Ia menilai kegiatan tersebut mencerminkan semangat kepedulian sosial yang menjadi bagian penting dari kehidupan kampus.
"Kampus bukan hanya tempat untuk belajar ilmu pengetahuan, tapi juga rumah bagi semangat kepedulian sosial. Saat kita melihat anak-anak ini tersenyum, itu adalah hadiah terindah yang tidak bisa dibandingkan dengan apa pun. Terima kasih IKAWIGA dan semua pihak yang telah membuat momen berharga ini menjadi kenyataan," jelasnya.
Rangkaian kegiatan berlangsung sejak pagi hingga sore hari, dimulai dari penyerahan santunan simbolis, tausiyah Ramadan, doa bersama, hingga hiburan yang membuat anak-anak tampak riang. Acara kemudian ditutup dengan momen berbuka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat terus menjadi ruang berbagi dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan.