Militer AS mengalami kendala operasional di tengah konflik dengan Iran. (Anadolu Agency)
Kendala Operasional, Stok Amunisi AS Menipis di Tengah Konflik Iran
Muhammad Reyhansyah • 22 July 2026 06:23
Washington: Amerika Serikat (AS) dilaporkan menghadapi kendala operasional yang semakin besar dalam kampanye militernya terhadap Iran akibat menipisnya persediaan sistem pertahanan udara dan amunisi jarak jauh.
Menurut laporan The Washington Post yang mengutip sejumlah pejabat anonim AS, keterbatasan tersebut mulai memengaruhi kemampuan Washington mempertahankan operasi militernya.
"Kami tidak memiliki cukup persediaan untuk mempertahankan operasi secara aman, dan saya rasa Gedung Putih tidak menyadari hal itu," tulis laporan tersebut, dikutip dari Anadolu, Selasa, 21 Juli 2026.
Laporan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan sejak pekan lalu akibat saling serang antara Amerika Serikat dan Iran.
Eskalasi itu terjadi meski kedua negara telah menandatangani kerangka kesepakatan yang dimediasi Pakistan pada Juni untuk mengakhiri perang dan mencapai perdamaian jangka panjang.
Pejabat tersebut mengatakan Washington tengah mempersiapkan kemungkinan perang yang lebih luas.
Namun, menurutnya, perluasan operasi akan dibatasi oleh menipisnya stok sistem pertahanan udara dan amunisi jarak jauh, serta keterbatasan dalam mengerahkan tambahan pasukan dan pesawat akibat kerusakan yang terjadi dalam pertempuran.
Analis militer dari Center for Strategic and International Studies (CSIS), Seth Jones, memperingatkan agar AS tidak mengerahkan pasukan darat karena dinilai belum siap menghadapi serangan jarak jauh dari Iran.
"Saya pikir akan menjadi kesalahan jika menempatkan pasukan darat di pulau-pulau di selat atau di daratan," ujar Jones, merujuk pada Selat Hormuz yang menjadi salah satu jalur pelayaran utama dan diperebutkan dalam konflik tersebut.
"Saya tidak berpikir pasukan Amerika Serikat siap menghadapi serangan jarak jauh dari Iran," tambahnya.
Baca juga: Trump Tegaskan Iran Harus Membayar Mahal atas Kematian 17 Prajurit AS