Tiongkok Hentikan Produksi Kembang Api di Pabrik Hunan usai Ledakan Maut

Ilustrasi pemadaman kebakaran. (Anadolu Agency)

Tiongkok Hentikan Produksi Kembang Api di Pabrik Hunan usai Ledakan Maut

Muhammad Reyhansyah • 6 May 2026 16:06

Liuyang: Otoritas Tiongkok memerintahkan seluruh perusahaan kembang api di Provinsi Hunan untuk segera menghentikan produksi guna menjalani perombakan keselamatan menyeluruh setelah ledakan mematikan di sebuah pabrik.

Instruksi tersebut dikeluarkan setelah ledakan pada Senin, 4 Mei 2026 di Kota Liuyang, Provinsi Hunan, yang menewaskan 26 orang dan melukai 61 lainnya.

Melansir Anadolu, Rabu, 6 Mei 2026, departemen manajemen darurat provinsi Hunan mengatakan penghentian sementara ini ditujukan untuk menghilangkan risiko keselamatan di seluruh sektor, dengan inspeksi yang akan meninjau standar kepatuhan serta prosedur operasional masing-masing perusahaan.

Liuyang yang secara luas dikenal sebagai pusat manufaktur kembang api Tiongkok memiliki lebih dari 400 perusahaan produksi.

Nilai produksi tahunan kota itu pada 2025 melampaui 50 miliar yuan atau sekitar USD7,3 miliar, yang menyumbang sekitar 70 persen dari total ekspor kembang api Tiongkok.

Pejabat setempat telah meluncurkan penyelidikan untuk mengetahui penyebab ledakan, sementara pemeriksaan keselamatan di seluruh provinsi diperketat guna mencegah insiden serupa kembali terjadi.

Baca juga:  Ledakan Pabrik Kembang Api di Tiongkok Tewaskan 21 Orang, Puluhan Terluka

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)