Proses evakuasi warga yang terkena dampak banjir di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Jumat, 8 Mei 2026. Istimewa.
Bone Diterjang Banjir, Dua Warga Meninggal Dunia
Muhammad Syawaluddin • 8 May 2026 15:43
Makassar: Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Bone menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Akibat bencana tersebut, dua orang meninggal dunia.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Andi Sultan, mengatakan pihaknya menerima laporan untuk melakukan evakuasi di beberapa titik terdampak banjir setelah hujan deras mengguyur Kabupaten Bone.
"Setelah menerima laporan, Tim Rescue Pos SAR Bone segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan membawa peralatan evakuasi. Tim SAR Gabungan langsung melakukan proses penyelamatan dan evakuasi warga yang terdampak banjir di beberapa titik," katanya, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, 8 Mei 2026.
Ia mengatakan dalam operasi tersebut, pihaknya mengevakuasi sebanyak 67 orang dari beberapa titik banjir di Kabupaten Bone dalam keadaan selamat. Namun, dua korban lainnya dinyatakan meninggal dunia.
"Dua warga yang meninggal dunia," ungkapnya.
Keduanya diketahui merupakan perempuan lanjut usia bernama Naima yang ditemukan meninggal dunia di atas ranjangnya, dengan penyebab kematian yang masih belum dapat dipastikan. Sementara seorang anak bernama Acca berusia 5 tahun dilaporkan tenggelam saat ayahnya sedang evakuasi mandiri.
"Sempat dilakukan RJP (Resusitasi Jantung Paru) namun usaha tersebut tidak berhasil, sehingga anak tersebut meninggal dunia," jelasnya.
.jpeg)
Ilustrasi banjir. Foto: Medcom.id
Beberapa kawasan terendam banjir dengan ketinggian air berkisar antara 0,5 hingga 2 meter. Kondisi tersebut menyebabkan puluhan warga terjebak dan membutuhkan evakuasi segera.
Banjir tersebut mengakibatkan beberapa wilayah di Kabupaten Bone terendam seperti Panyula, depan Polres Bone, Kelurahan Masumpu, Yos Sudarso, Lingkungan Lengkongnge, dan Rompe.
Operasi SAR melibatkan unsur gabungan dari Basarnas, BPBD, Damkar, Satpol PP, Polres, Kodim, Brimob, PSC, serta masyarakat setempat. Cuaca di lokasi kejadian hingga saat ini masih diguyur hujan dengan suhu berkisar 19 hingga 30 derajat Celsius.
“Basarnas bersama seluruh unsur SAR gabungan akan terus melakukan pemantauan dan siaga di wilayah terdampak banjir guna mengantisipasi adanya kondisi darurat lanjutan serta memastikan keselamatan masyarakat,” tambahnya.