Kementerian PU Suplai Air Tangani Karhutla di Muaro Jambi

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memasok air untuk penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. (ANTARA/HO - Kementerian PU)

Kementerian PU Suplai Air Tangani Karhutla di Muaro Jambi

Siti Yona Hukmana • 25 August 2026 11:34

Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau 2026. Langkah ini dilakukan dengan memasok air untuk penanganan karhutla di Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.

“Kementerian PU tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung penanggulangan bencana, menjaga ketersediaan air, melindungi lingkungan, serta menjamin keselamatan masyarakat,” kata Menteri PU Dody Hanggodo di Jakarta, dilansir Antara, Selasa, 25 Agustus 2026.

Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VI Jambi bersama Satuan Tugas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan mendukung penanganan kebakaran lahan perkebunan di Desa Pematang Gajah, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Kebakaran hutan yang terjadi pada Senin, 24 Agustus 2026 tersebut berdasarkan hasil asesmen Posko Karhutla Provinsi Jambi dipicu kondisi cuaca kering pada musim kemarau.

Area terdampak diperkirakan mencapai sekitar 20 hektare dan merupakan lahan dengan karakteristik tanah gambut. Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, api berhasil dipadamkan. Namun, operasi masih dilanjutkan melalui kegiatan pendinginan (cooling down) untuk memastikan tidak terdapat titik api dan mencegah potensi penyalaan kembali, terutama pada area gambut yang memiliki risiko terbakar kembali.

Petugas Manggala Agni Kemenhut melakukan pemadaman karhutla di Sumatra Selatan. Foto: Dok. ANTARA/HO-Kemenhut

Dalam penanganan tersebut, tim BWS Sumatera VI Jambi melakukan pemadaman dan pendinginan secara terpadu bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, Manggala Agni Kementerian Lingkungan Hidup, serta unsur Satuan Tugas Karhutla lainnya. Untuk mendukung operasi di lapangan, BWS Sumatera VI Jambi mengerahkan dua unit tandon air portable dengan total kapasitas 2.000 liter. Ketersediaan air untuk pemadaman dan pendinginan dipenuhi melalui pengisian ulang dari sumber air terdekat.

Dukungan sarana pemadaman juga diperkuat dengan satu unit mobil tangki BPBD berkapasitas 5.000 liter dan satu unit mobil tangki Manggala Agni Kementerian Lingkungan Hidup berkapasitas 4.000 liter. Kementerian PU melalui BWS Sumatera VI Jambi akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur Satgas Karhutla untuk memastikan kegiatan pemadaman dan pendinginan berjalan optimal hingga kondisi lokasi dinyatakan aman.

(Siti Yona Hukmana)