Ilustrasi Anadolu
Serangan Rusia di Kiev Tewaskan 12 Orang, 33 Lainnya Terluka
Fajar Nugraha • 20 August 2026 15:52
Kiev: Sedikitnya 12 orang tewas dan 33 lainnya terluka akibat rentetan serangan rudal Rusia yang menghantam Kiev pada Kamis 20 Agustus 2026 dini hari.
Mengutip Euronews, rentetan serangan udara menggempur 12 titik yang tersebar di wilayah Darnytskyi, Sviatoshynskyi, serta Solomianskyi di Kiev.
Ledakan terdengar di berbagai wilayah ibu kota Ukraina dan suara peringatan serangan udara masih diberlakukan hingga pagi hari.
Puing-puing ledakan dilaporkan merusak pemukiman warga, satu fasilitas kesehatan, dan sebuah gedung sekolah. Serangan maut tersebut memaksa tim penyelamat bergerak cepat mengevakuasi korban yang tertimbun reruntuhan.
Dampak terparah terlihat di Distrik Solomianskyi, di mana dua lantai teratas dari sebuah apartemen sembilan lantai hancur berkeping-keping dan memicu kobaran api di lantai lainnya.
Kepanikan mewarnai proses penyelamatan warga yang terjebak di dalam dua kompleks hunian serta lokasi perlindungan sekolah.
Gubernur wilayah Kiev Tymur Tkachenko mengatakan serangan di Distrik Brovary, di pinggiran ibu kota, menewaskan seorang pria dan melukai satu orang lainnya.
“Satu fasilitas industri mengalami kerusakan. Seluruh layanan terkait telah berada di lokasi dan sedang berupaya memadamkan api,” ujar Gubernur Tkachenko, sebagaimana dilansir Euronews.
Sebelumnya, Rusia telah meningkatkan serangan rudal balistik ke ibu kota Ukraina guna menguras persediaan sistem pertahanan Kyiv.
Ukraina dilaporkan memiliki keterbatasan sistem yang mampu mencegat ancaman rudal balistik, sementara pasokan rudal untuk sistem pertahanan Patriot buatan Amerika Serikat juga masih terbatas.
Di sisi lain, Ukraina turut meningkatkan serangan jarak jauh terhadap depot senjata, fasilitas militer, dan sejumlah target strategis lainnya di dalam wilayah Rusia sebagai upaya melemahkan kemampuan Moskow untuk melanjutkan serangan terhadap kota-kota Ukraina.
(Razaqa Hariz)