Presiden Prabowo Subianto dalam paripurna DPR Rabu, 20 Mei 2026. Tangkapan layar.
Presiden Prabowo Ajak Masyarakat Indonesia Tak Rendah Diri dengan Bangsa Lain
Anggi Tondi Martaon • 20 May 2026 11:40
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto mengajak masyarakat untuk tidak merasa rendah diri dibandingkan bangsa lain. Masyarakat harus percaya diri atas kemampuan diri sendiri maupun bangsa Indonesia.
"Hendaknya janganlah kita terlalu kagum bangsa yang kekayaannya dari merampas kekayaan bangsa lain. Janganlah kita rendah diri," kata Prabowo dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.
Kepala Negara juga mengajak masyarakat Indonesia tidak selalu mengagumi sesuatu yang diajarkan bangsa lain. Sebab, hal itu tak jarang dilanggar sendiri oleh bangsa tersebut.
"Janganlah kita selalu mengagumi apa yang mereka ajarkan kepada kita. Padahal mereka sendiri tidak menjalankan apa yang mereka ajarkan kepada kita," ungkap Prabowo.
"Ada adagium (pepatah) mereka yang tidak belajar dari sejarah akan dihukum oleh sejarah, akan mengulangi sejarah kelam yang dialami nenek moyang. Ini adagium yang dialami banyak negara," ujar Prabowo.
Presiden Prabowo Subianto mengajak semua pihak untuk selalu belajar dari sejarah. Sebab, hal ini bisa menjadi tameng bagi bangsa untuk mencegah kejadian kelam terulang.
"Mereka yang tidak belajar dari sejarah, akan dihukum oleh sejarah, akan mengulangi sejarah kelam yang sama yang dialami oleh nenek moyang. Ini terjadi di banyak negara," ungkap Kepala Negara.
.jpeg)
Presiden Prabowo Subianto dalam paripurna DPR Rabu, 20 Mei 2026. Tangkapan layar.
Prabowo bercerita, Nusantara pernah mencetak produk domestik bruto (PDB) per kapita tertinggi dunia. Namun, capaian tersebut terjadi pada masa penjajahan Hindia Belanda sekitar tahun 1500 hingga 1800
Kepala Negara mengungkapkan pencapaian itu diraih dengan mengeruk seluruh sumber daya yang ada di Nusantara pada saat itu. Hindia Belanda bahkan mencetak PDB tertinggi dunia selama 400 tahun.
"Negara Netherlands Belanda (Hindia Belanda) dari sejak tahun 1500, dilanjutkan 1600, dilanjutkan 1700, dilanjutkan 1.800, memiliki PDB per kapita tertinggi di dunia selama itu. Selama 400 tahun mereka telah memiliki PDB per kapita tertinggi," jelas Prabowo.