Senyum Lansia Berburu Kartu Transportasi Gratis di CFD Jakarta

Warga antre demi mendapatkan Kartu Layanan Gratis (KLG), sebuah "tiket emas" untuk mengakses TransJakarta, MRT, dan LRT Jakarta. Foto: Metro TV/Rifda Muthia Zahra.

Senyum Lansia Berburu Kartu Transportasi Gratis di CFD Jakarta

Rifda Muthia Zahra • 24 May 2026 15:58

Jakarta: Di tengah riuh rendah warga yang berolahraga di kawasan Car Free Day (CFD) Bundaran HI, sebuah posko sederhana milik Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mendadak diserbu puluhan warga lanjut usia (lansia). 

Mereka rela mengantre sejak pagi bukan untuk berburu kuliner, melainkan demi mendapatkan Kartu Layanan Gratis (KLG). Sebuah "tiket emas" untuk mengakses TransJakarta, MRT, dan LRT Jakarta tanpa mengeluarkan uang sepeser pun.

“KTP doang, kalau untuk lansia KTP DKI umur 60 tahun ke atas. Gratis, semua gratis," kata Nur, 61, salah satu lansia yang semringah setelah berhasil mendaftarkan diri di posko CFD Bundaran HI, Jakarta, Minggu, 24 Mei 2026.
 


Pagi itu, gurat antusiasme terpancar jelas dari wajah para lansia yang memadati antrean. Namun, di balik senyum ramah para petugas Dishub DKI, ada prosedur verifikasi administrasi yang berjalan sangat ketat dan tanpa kompromi. Petugas mengandalkan akurasi data KTP digital untuk menyaring siapa saja yang berhak atas fasilitas subsidi ini.

Ketegasan sistem dan petugas di lapangan dirasakan langsung oleh para pendaftar yang mengantre. Jika tanggal lahir di KTP menunjukkan usia pendaftar belum genap menyentuh angka kelapa enam, sistem secara otomatis akan membatalkan pengajuan saat itu juga.

“Kalau belum waktunya kan ada ditolak tadi satu. Karena masih 59 tahun, ditolak dia. Begitu sudah 60 ke atas ya oke gitu langsung lanjut," ungkap Fachrudin, lansia lainnya yang ikut mengantre di lokasi.

Untuk mendapatkan layanan ini, persyaratannya sebenarnya cukup sederhana namun mutlak. Warga lanjut usia wajib mengantongi KTP domisili DKI Jakarta. Sementara itu, regulasi sedikit lebih longgar diberikan bagi penyandang disabilitas, mereka diizinkan menggunakan KTP nasional, dengan syarat wajib menyertakan surat keterangan resmi dari puskesmas atau rumah sakit pemerintah.


Warga antre demi mendapatkan Kartu Layanan Gratis (KLG), sebuah "tiket emas" untuk mengakses TransJakarta, MRT, dan LRT Jakarta. Foto: Metro TV/Rifda Muthia Zahra.

Menariknya, proses verifikasi di booth CFD ini berlangsung relatif cepat dan memotong jalur birokrasi yang berbelit. Petugas hanya berfokus pada kecocokan data identitas di layar monitor tanpa melakukan pemeriksaan fisik pendaftar. Dishub DKI juga menjamin seluruh proses ini berjalan transparan dan bersih dari praktik pungutan liar (pungli).

KLG yang dinanti-nantikan ini nantinya memiliki masa aktif selama enam bulan dan dapat diperpanjang secara berkala oleh pemiliknya. 

Bagi para lansia di Jakarta, selembar kartu ini bukan sekadar alat bayar nontunai, melainkan bentuk kemandirian mobilitas di usia senja. Kini, setelah data mereka sukses terverifikasi, para warga senior ini tinggal pulang dengan tenang sembari menunggu instruksi pengambilan kartu resmi dari pihak Dishub.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)