Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. Metro TV/Alvi
Polda Metro Pastikan Model MUA AWS Bukan Korban Begal
Muhammad Alvi Randa • 21 May 2026 01:33
Jakarta: Polda Metro Jaya memastikan seorang model make up artist (MUA) berinisial AWS bukan korban begal. Informasi ini didapatkan setelah penyidik melakukan pendalaman dan memeriksa AWS.
“Yang bersangkutan bukanlah menjadi korban begal ataupun tindakan kriminal lainnya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.
Budi menyampaikan pemeriksaan terhadap AWS dilakukan Direktorat PPA dan PPO, Satres PPA PPO Jakarta Barat, serta Polsek Kebon Jeruk. Polisi juga melibatkan psikolog, UPT P3A, dan Dokkes Polda Metro Jaya dalam proses pendampingan.
Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan ada informasi bohong atau palsu yang disampaikan AWS hingga viral di media sosial. AWS mengaku menjadi korban begal karena iseng dan ingin mengglorifikasi kasus begal yang sedang viral.
“Apa motifnya? Yang pertama karena iseng, yang kedua ingin mengglorifikasikan beberapa kejadian viral tentang begal,” ujar Budi.

Ilustrasi begal. Dok. Medcom
Baca Juga:
Begal Jakarta Barat Jadi Perhatian Serius Polda Metro |
Budi juga mengklarifikasi informasi terkait perawatan AWS di Rumah Sakit Sumber Waras Jakarta Barat. Pihak manajemen rumah sakit memastikan tidak ada data pasien atas nama AWS dalam satu bulan terakhir.
Pihaknya mengimbau masyarakat lebih bijak menggunakan media sosial. Polisi meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi menyesatkan yang dapat memicu kegaduhan di ruang publik.
Meski tidak menemukan unsur pidana, polisi tetap memberikan pendampingan psikologis kepada AWS. Pendampingan dilakukan untuk memastikan kondisi psikologis yang bersangkutan tetap terjaga.