Valentinus Resa Ceritakan Tantangan Menghadirkan Kritik Satir di Program Meet Nite Live

Tangkap layar program Meet Nite Live. Dokumentasi/ Metro TV

Valentinus Resa Ceritakan Tantangan Menghadirkan Kritik Satir di Program Meet Nite Live

Roni Kurniawan • 20 January 2026 15:46

Bandung: Pembawa acara program Meet Nite Live Metro TV, Valentinus Resa, mengungkapkan dinamika, risiko, hingga tanggung jawab redaksi dalam menghadirkan format pemberitaan satir di ruang publik. Hal itu disampaikan Resa saat menjadi narasumber dalam webinar bertajuk Panggung Kritik di Ruang Publik yang diselenggarakan Universitas Islam Bandung (UNISBA).

Resa menuturkan, Meet Nite Live merupakan program yang relatif baru di lingkungan jurnalistik televisi, khususnya dalam menyampaikan kritik dan berita dengan pendekatan satir. Menurutnya, format tersebut membawa tantangan tersendiri, terutama bagi jurnalis yang terbiasa dengan pola pemberitaan konvensional.

"Memang penuh dengan risiko, apalagi ini hal yang baru menyampaikan berita secara satir. Untuk teman-teman komunikasi mungkin sudah biasa, tapi bagi teman-teman reporter ini hal yang baru," kata Resa dalam webinar, Selasa, 20 Januari 2026.
 


Meski dikemas dengan pendekatan berbeda, Resa menegaskan seluruh konten Meet Nite Live tetap berpegang pada kode etik dan etika jurnalistik. Setiap materi yang disajikan telah melalui proses editorial yang ketat sebelum ditayangkan kepada publik.

"Yang disampaikan tetap sesuai kode etik dan etika jurnalistik. Kita melakukan bedah berita sesuai SOP, ada rapat redaksi, dan melibatkan petinggi-petinggi di Metro TV," jelas Resa.

Resa juga mengakui tidak semua pihak dapat menerima format satir yang diusung program tersebut. Pada awal penayangan Meet Nite Live bahkan sempat menuai sorotan di media sosial, termasuk munculnya ancaman somasi dari sejumlah pihak.

"Awal-awal memang sempat ramai di media sosial, ada somasi dan lain-lain. Tapi ini produk jurnalistik. Karena ini produk sebuah media, maka menjadi tanggung jawab redaksi," ungkap Resa.

Resa menegaskan, posisinya sebagai pembawa acara dan jurnalis adalah sebagai pelaksana di lapangan. Tanggung jawab akhir, lanjut Resa, terhadap konten yang disiarkan berada di tangan pimpinan redaksi.

"Setelah produk ini keluar, itu menjadi tanggung jawab pemimpin redaksi. Kita hanya eksekutor," jelas Resa.


Tangkap layar program Meet Nite Live. Dokumentasi/ Metro TV


Terkait respons publik dan somasi yang sempat beredar, Resa menyebutkan Metro TV telah berkoordinasi dengan Dewan Pers. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses jurnalistik berjalan sesuai aturan yang berlaku.

"Kami berkoordinasi dengan Dewan Pers terkait somasi tersebut. Sampai sekarang tidak ada yang langsung ke saya. Kalau kecaman, itu hal yang wajar," ungkap Resa.

Menurut Resa, kritik merupakan konsekuensi dari keberanian bersuara di ruang publik. Selama kritik tersebut disampaikan secara bertanggung jawab dan tidak melanggar kode etik jurnalistik, Resa menegaskan Meet Nite Live akan terus berjalan.

"Selama kita tidak melanggar kode etik jurnalistik, kita akan jalan terus," ujar Resa.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)