7 Korban Meninggal Bencana Longsor di Cisarua Bandung Teridentifikasi, Ini Identitasnya

Longsor di Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Metrotvnews.com/Roni Kurniawan

7 Korban Meninggal Bencana Longsor di Cisarua Bandung Teridentifikasi, Ini Identitasnya

Roni Kurniawan • 24 January 2026 18:44

Bandung Barat: Delapan orang ditemukan meninggal dunia dalam bencana longsor yang menerjang Kampung Pasir Kuning RT 05 RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Kejadian berlangsung hingga Sabtu sore, 24 Januari 2026.

Berdasarkan data terakhir hingga pukul 16.00 WIB, longsor terjadi saat hujan deras disertai angin kencang mengguyur kawasan tersebut. Material tanah dari lereng perbukitan menimbun sedikitnya 30 unit rumah warga.

Akibat kejadian itu, sebanyak 37 kepala keluarga terdampak dengan total warga terdampak mencapai 114 orang. Dari jumlah tersebut, 23 orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, sementara 83 orang lainnya hingga kini masih belum diketahui keberadaannya dan diduga tertimbun longsor.
 


Petugas gabungan telah mengevakuasi delapan korban meninggal dunia. Mereka adalah Nurhayati (RT 01/10), Sunarya (RT 05/10), Nining (RT 05/11), Rahmat (RT 05/11), Aah (RT 05/11), Jajang Taryana (RT 05/11), Dadang Apung, serta satu korban lainnya yang masih dalam proses evakuasi dan belum teridentifikasi.

Seluruh korban selamat saat ini telah dievakuasi dan ditampung sementara di Kantor Desa Pasirlangu. Aparat desa bersama tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan relawan terus melakukan pencarian di lokasi bencana meski terkendala cuaca dan medan yang sulit.


Longsor di Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Metrotvnews.com/Roni Kurniawan

Jarak area longsoran dari titik atas hingga ke bagian bawah mencapai sekitar dua kilometer, sehingga memperbesar tantangan dalam proses evakuasi dan pencarian korban. Hingga saat ini, upaya penanganan bencana masih terus dilakukan. Warga di sekitar lokasi diimbau tetap waspada mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dan dapat memicu longsor susulan.

"Kami akan terus melakukan pencarian karena kendala di lapangan masih cukup besar, terutama terkait cuaca," ujar Kapendam III/Siliwangi, Kolonel Inf Mahmuddin, di Kantor Desa Pasirlangu pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)