Rute Jepara-Karimunjawa Ditutup Sementara Imbas Gelombang 2,5 Meter

Penyebrangan Karimunjawa tertunda karena cuaca ekstrem. Metrotvnews.com/Rhobi Shani.

Rute Jepara-Karimunjawa Ditutup Sementara Imbas Gelombang 2,5 Meter

Rhobi Shani • 21 January 2026 14:45

Jepara: Gelombang tinggi di perairan Jepara menyebabkan penundaan penyeberangan menuju Karimunjawa pada Rabu, 21 Januari 2026. Peringatan keselamatan juga dikeluarkan untuk kapal nelayan dan kapal tongkang.

Petugas Kesyahbandaran Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Jepara, Dedi Agus Triyanto, menyatakan tinggi gelombang di perairan Jepara menurut prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) berkisar antara 1,25-2,5 meter dalam tiga hari ke depan.

"Untuk pelayaran dengan freeboard di bawah 2 meter kami sarankan menunda pelayaran sampai kondisi cuaca memungkinkan," ujar Dedi, Rabu, 21 Januari 2026.
 


Ia juga mengingatkan adanya risiko tinggi terhadap beberapa jenis kapal. Risiko itu mencakup perahu nelayan jika kecepatan angin lebih dari 15 knot dan gelombang di atas 1,25 meter, kapal tongkang jika angin lebih dari 16 knot dan gelombang di atas 1,5 meter, serta kapal feri jika kecepatan angin lebih dari 21 knot dan gelombang di atas 2,5 meter.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jepara, Deni Hendarko, menyebut penyeberangan ke Karimunjawa hari ini belum dapat dilakukan. “Hari ini penyeberangan ke Karimunjawa tidak bisa dilakukan baik menggunakan Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Siginjai dan Kapal Motor Cepat (KMC) Express Bahari," ungkap Deni.

Dishub Jepara belum dapat memastikan waktu keberangkatan kapal dan masih menunggu informasi terkini dari BMKG maupun UPP. “Kami menunggu update cuaca lebih baik sehingga penyeberangan diperbolehkan," ujar Deni.


Wisata Karimunjawa di Jepara, Jawa Tengah. (wisatakarimunjawa.co.id)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)