Cek Kondisi Andrie Yunus, Komnas HAM Kantongi Fakta Medis Dampak Penyiraman Air Keras

Ketua Komnas HAM Anis Hidayah/MI/Pius

Cek Kondisi Andrie Yunus, Komnas HAM Kantongi Fakta Medis Dampak Penyiraman Air Keras

Rahmatul Fajri • 26 March 2026 16:00

Jakarta: Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendatangi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk memantau langsung kondisi kesehatan Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Komnas HAM telah mendapatkan informasi dari tim dokter spesialis yang menangani luka bakar dan cedera mata korban.

"Kami mendapatkan informasi yang sangat komprehensif dari pihak RSCM. Kami diterima oleh direktur medis dan tim dokter yang menangani, baik dokter mata maupun dokter yang menangani luka bakar, termasuk tim pendukung lainnya," ujar Ketua Komnas HAM, Anis Hidayah, Jakarta, Kamis, 26 Maret 2026.

Anis menjelaskan data medis tersebut sangat krusial bagi Komnas HAM dalam menyusun analisis pelanggaran HAM yang terjadi. Dia mengatakan fokus investigasi tidak hanya terpaku pada luka fisik, tetapi dampak psikologis jangka panjang yang dialami Andrie Yunus akibat siraman air keras.

"Informasinya sangat mendalam sesuai dengan yang dibutuhkan Komnas HAM terkait dampak medis dan psikologis akibat peristiwa penyiraman zat kimia asam kuat kepada Saudara AY," ujar dia.


Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Metrotvnews.com/Fachri
 

Baca Juga: 

Kemenhan Dorong Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Diselesaikan Lewat Peradilan Umum

Meski telah mengantongi detail kondisi klinis korban, Anis mengatakan Komnas HAM belum dapat memaparkan temuan tersebut kepada publik dalam waktu dekat. Seluruh fakta medis ini akan dilampirkan dengan temuan lapangan lainnya untuk menyusun rekomendasi resmi terkait penuntasan kasus ini.

"Informasi ini sangat kami butuhkan untuk nantinya kami lakukan analisis berdasarkan fakta-fakta yang didapat guna menyusun rekomendasi terkait kasus ini. Terkait materi detailnya, belum bisa kami sampaikan sekarang karena akan disusun dalam rekomendasi terpisah," ujar Anis.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)