Rano Tegaskan Pembangunan Lanjutan LRT Bukan untuk Kejar Target Penumpang

Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno. Foto: Metro TV/Nattasya.

Rano Tegaskan Pembangunan Lanjutan LRT Bukan untuk Kejar Target Penumpang

Nattasya Amani Vrazeti • 22 September 2026 13:57

Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan bahwa rencana perpanjangan rute LRT Jakarta bukan sekadar untuk mengejar lonjakan jumlah penumpang. Pembangunan tersebut untuk mendorong transportasi publik menjadi pilihan utama masyarakat.

“Sasaran utama kita bukan kepada jumlah penumpangnya, tapi agar transportasi di Jakarta ini betul-betul transportasi umum itu menjadi pilihan masyarakat Jakarta. Intinya seperti itu sebetulnya, gitu,” kata Rano di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa, 22 September 2026. 

Dalam kesempatan tersebut, Rano turut menjelaskan alasan Pemprov DKI meminta Danantara untuk mendukung pendanaan proyek lanjutan LRT. Menurutnya, keterlibatan Danantara sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto bahwa Jakarta adalah milik seluruh Indonesia. 


“Kan disampaikan oleh Bapak Presiden juga, Jakarta bukan hanya milik Jakarta, Jakarta milik Indonesia. Nah, mungkin dalam momen itu, kesempatan itu, kita mengajak Danantara lah sebagai BUMN yang sekarang melebur menjadi satu kekuatan besar,” ujar Rano.

Terdapat beberapa perencanaan lanjutan jalur LRT Jakarta antara lain Manggarai–Dukuh Atas. Rano menyebut rencana perpanjangan rute LRT dari Manggarai menuju Dukuh Atas diproyeksikan bakal mendongkrak jumlah pengguna transportasi secara signifikan. 

“Karena kita ini punya rencana untuk melanjutkan beberapa LRT. Yang paling terlihat jelas adalah dari Manggarai sampai ke Dukuh Atas. Nah, itu kalau terjadi, peningkatan jumlah penumpang pasti akan jauh lebih tinggi,” lanjut Rano. 

Ilustrasi pembangunan LRT Jakarta. Foto: Antara.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sempat meminta bantuan Danantara kepada Presiden Prabowo Subianto untuk kelanjutan pembangunan LRT Jakarta hingga Jakarta International Stadium (JIS) serta dari Velodrome menuju Stasiun Kereta Cepat Whoosh di Halim.

Hal tersebut disampaikan Pramono saat peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai pada Rabu, 16 September 2026.

“Yang juga menggembirakan adalah kami akan melanjutkan LRT ini dari Kelapa Gading sampai dengan JIS, kemudian dari Velodrome sampai dengan Whosh (kereta cepat). Bapak Presiden, akan lebih menggembirakan kalau kemudian Bapak tugaskan Danantara juga ikut membantu kami, Pak,” kata Pramono. 

(Anggi Tondi)