Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menghadiri panen raya padi seluas 25.817 hektare. (Dok. Istimewa)
Gelar Panen Raya 25 Ribu Hektare, Gubernur Agustiar Sabran Tegaskan Komitmen Bangun Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Duta Erlangga • 10 July 2026 12:32
Kapuas: Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran menghadiri panen raya padi seluas 25.817 hektare sekaligus meresmikan Kawasan Waterfront City Kapuas di Kabupaten Kapuas, Rabu, 8 Juli 2026.
Dua agenda tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat pembangunan kawasan publik dan ketahanan pangan.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menghadiri panen raya padi seluas 25.817 hektare. (Dok. Istimewa)
Kegiatan itu juga dihadiri Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Kapolda Kalimantan Tengah, Bupati Kapuas, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Tengah.
Awalnya rombongan menuju Desa Terusan Mulya, Kecamatan Bataguh, untuk mengikuti panen raya padi.
Panen raya yang berlangsung di lahan seluas 25.817 hektare itu menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional.
Kemudian dilanjutkan prosesi peresmian Kawasan Waterfront City Kapuas ditandai dengan pemotongan pita sebagai simbol dibukanya kawasan waterfront yang dibangun di tepian sungai.
Baca Juga:
Ancaman Karhutla saat El Nino, Pemprov Kalteng Siapkan Langkah Mitigasi |
Kawasan tersebut diharapkan menjadi ruang publik baru sekaligus destinasi wisata yang mampu menggerakkan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kapuas.
.jpg)
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menghadiri panen raya padi seluas 25.817 hektare. (Dok. Istimewa)
Dalam kesempatannya, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin menegaskan dukungan TNI AD terhadap berbagai program strategis pemerintah, khususnya di sektor ketahanan pangan.
"Kodam XXII/Tambun Bungai siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat," kata Zainul Arifin.
Ia menilai keberhasilan pembangunan dan tercapainya swasembada pangan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kolaborasi seluruh pihak.
"Keberhasilan pembangunan dan swasembada pangan merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus kita dukung demi kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.