Personel kepolisian berjaga di lokasi terkait dugaan teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15
Achmad Zulfikar Fazli • 13 July 2026 12:27
Jakarta: Polisi telah mengantongi identitas pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pelaku mengirim pesan teror melalui aplikasi WhatsApp kepada guru dan staf Tata Usaha (TU).
"Dari identitasnya kita sudah kantongi, ya. Jadi kita sudah mencari kemudian semuanya sudah pasti kita tindak lanjuti untuk pelaku," kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi kepada wartawan di Jakarta, dilansir dari Antara, Senin, 13 Juli 2026.
Dalam pesan singkatnya, peneror mengaku menyebar bom ke 11 titik di dalam sekolah. Guru langsung menghubungi polisi untuk mengamankan sekolah yang melaksanakan kegiatan hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
"Ya, jadi semua otomatis, ya. Jadi di sini dari Inafis, Damkar, camat, lurah, Dinas Kesehatan kemudian Dinas Pendidikan datang ke SD untuk memastikan aman untuk anak, kemudian juga orang tua yang ada," ujar Nurma.
_%20ANTARA_Luthfia%20Miranda%20Putri.jpg)
Personel kepolisian berjaga di lokasi terkait dugaan teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.
"Kita tunggu saja untuk selanjutnya, ya. Mudah-mudahan kita berdoa tidak ada hal yang tidak diinginkan," ucap Nurma.
Teror bom terjadi di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin, 13 Juli 2026. Peristiwa itu terjadi saat siswa dan guru sedang melaksanakan upacara pada hari pertama MPLS.
Teror itu beredar di kalangan guru. Akhirnya, pihak sekolah melaporkan kasus ini ke polisi sekitar pukul 07.30 WIB.