LRT hingga Dukuh Atas Diyakini Bawa Perubahan Integrasi Transportasi

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: MI/Mohamad Farhan.

LRT hingga Dukuh Atas Diyakini Bawa Perubahan Integrasi Transportasi

Anggi Tondi Martaon • 14 July 2026 15:23

Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI jakarta berencana melanjutkan pembangunan LRT dari Pegangsaan 2 hingga Dukuh Atas. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meyakini hal itu dapat membawa perubahan dalam integrasi transportasi di Ibu Kota.

“Kalau itu terjadi (Pegangsaan 2-Dukuh Atas), kita bisa membayangkan teman-teman yang dari Pondok Labu ingin makan di Kelapa Gading, waktunya di bawah satu jam. Karena dari Pondok Labu naik MRT kemudian ganti naik LRT, kurang lebih satu jam lah,” jelas Pramono dikutip dari Antara, Selasa, 14 Juli 2026.

Ia menargetkan, rute tersebut akan rampung pada 2028 mendatang. Anggaran pembangunan mencapai Rp2,7 triliun.

Apabila rute tersebut sudah rampung, Pramono bahkan memprakirakan LRT Pegangsaan 2 hingga Manggarai dapat membawa 80.000 penumpang. Untuk itu, ia berharap rute tersebut dapat diresmikan Presiden Prabowo Subianto.

“Kenapa kami mengusulkan untuk diresmikan oleh Bapak Presiden? Karena ini akan menjadi milestone ataupun legasi yang mengubah wajah Jakarta. Karena selama ini utara ke pusat itu sering kali menghadapi handicap, kemacetan yang luar biasa,” ucap Pramono.

Pembangunan LRT. Foto: Antara.

Terlebih, integrasi transportasi akan semakin lengkap jika MRT dari Utara ke Selatan yakni Lebak Bulus hingga Kota Tua rampung. Rute tersebut diketahui memiliki panjang kurang lebih 22 kilometer.

Rute-rute transportasi tersebut diyakini Pramono dapat membuat Jakarta memiliki transportasi yang lebih nyaman.

(Anggi Tondi)